alexametrics
30.1 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Perbaiki Jembatan Rusak di Pacitan Tunggu BBPJN

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Perbaikan jembatan Kali Atas di Desa Wiyoro, Ngadirojo, tak bisa ditunda lagi. Baik permanen maupun darurat. Sebab, infrastruktur penyeberangan itu berfungsi vital sebagai jantung perekonomian warga setempat.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, kondisi terkini jembatan gantung itu telah dievaluasi berbagai pihak. Mulai BPBD, DPUPR, hingga pemerintah kecamatan dan desa setempat. Semua pihak telah melakukan pemantauan dan memikirkan penanganannya. ”Kami terus pantau. Semoga fondasi jembatan tak semakin tergerus Sungai Lorok,” ujarnya, Kamis (23/12).

Aji, sapaan Indrata Nur Bayuaji, memastikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur tak tinggal diam. Instansi pengelola infrastruktur provinsi dan nasional itu telah mendapatkan laporan. Penanganan bakal dilakukan dalam waktu dekat agar kerusakan jembatan tak berkepanjangan. ‘’Kami report (laporkan, Red) terus. Akan ada perbaikan dalam waktu dekat,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Pilkades Serentak 2023 di Pacitan Diproyeksikan Terapkan E-Voting

Aji mengingatkan penanganan jembatan rusak butuh perencanaan matang. Menimbang tak hanya satu infrastruktur yang rusak, melainkan dua jembatan nyaris berbarengan terdampak bencana di Ngadirojo. Kondisi terkini kerusakan patut dijadikan pertimbangan dalam pembangunan ke depan. ‘’Kita harus cari tempat yang pas untuk membangun jembatan. Perencanaannya juga harus lebih detail,’’ tegasnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Perbaikan jembatan Kali Atas di Desa Wiyoro, Ngadirojo, tak bisa ditunda lagi. Baik permanen maupun darurat. Sebab, infrastruktur penyeberangan itu berfungsi vital sebagai jantung perekonomian warga setempat.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, kondisi terkini jembatan gantung itu telah dievaluasi berbagai pihak. Mulai BPBD, DPUPR, hingga pemerintah kecamatan dan desa setempat. Semua pihak telah melakukan pemantauan dan memikirkan penanganannya. ”Kami terus pantau. Semoga fondasi jembatan tak semakin tergerus Sungai Lorok,” ujarnya, Kamis (23/12).

Aji, sapaan Indrata Nur Bayuaji, memastikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur tak tinggal diam. Instansi pengelola infrastruktur provinsi dan nasional itu telah mendapatkan laporan. Penanganan bakal dilakukan dalam waktu dekat agar kerusakan jembatan tak berkepanjangan. ‘’Kami report (laporkan, Red) terus. Akan ada perbaikan dalam waktu dekat,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Elpiji Langka, Bertahan dengan Kotoran Sapi

Aji mengingatkan penanganan jembatan rusak butuh perencanaan matang. Menimbang tak hanya satu infrastruktur yang rusak, melainkan dua jembatan nyaris berbarengan terdampak bencana di Ngadirojo. Kondisi terkini kerusakan patut dijadikan pertimbangan dalam pembangunan ke depan. ‘’Kita harus cari tempat yang pas untuk membangun jembatan. Perencanaannya juga harus lebih detail,’’ tegasnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/