27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Kades Ketroharjo Akhirnya Dilantik Setelah Peroleh Kode Wilayah Desa Pemekaran

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Penjabat Kepala Desa (Kades) Ketroharjo akhirnya dilantik. Ini setelah Ketroharjo memperoleh kode wilayah desa pemekaran dari Kemendagri. Adalah Joko Pitono, ASN di Puskesmas Wonokarto yang ditunjuk oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji sebagai penjabat kades, Rabu (23/11).

Selain Joko, lima perangkat sementara Desa Kertroharjo lainnya juga ikut dilantik. Mereka bakal menempati posisi itu hingga pemilihan kepala desa (pilkades) serentak dan pengisian perangkat desa pada 2023.

Bupati Aji mengatakan hasil pemekaran Desa Ketro, Kecamatan Tulakan ini berkat jerih payah dan dukungan masyarakat. Diharapkan, ini menjadi upaya strategis mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

‘’Karena sudah dimekarkan, maka harapannya pelayanan dan kemandirian desa lebih maksimal dibandingkan saat masih menjadi satu dulu,’’ katanya.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pacitan Sigit Dani Yulianto mengatakan, proses panjang telah dilalui sejak 2017 sebelum desa ini memperoleh kode wilayah dari Kemendagri.

Baca Juga :  Sambang Rumah Warga, Ajang Berbagi untuk Sesama

Namun karena memiliki tekad kuat, semuanya bisa dilalui. ‘’Saat ini statusnya sudah menjadi Desa Ketroharjo. Tidak ada lagi embel-embel desa persiapan,’’ terangnya.

Sedangkan soal data administrasi kependudukan (adminduk), Sigit mengungkapkan masyarakat bisa langsung memperbaharuinya di kantor disdukcapil secara bertahap.

Sehingga ketika ada program bantuan dari pemerintah bisa tersalurkan sesuai by name dan by address yang terbaru. ‘’Tapi, untuk dana desa (DD) sementara ini masih mendapat alokasi 30 persen dari Desa Ketro,’’ ungkapnya.

Kemudian menyikapi soal Pemilu 2024, Sigit masih berkoordinasi dengan KPU Pacitan pascapemekaran desa tersebut. ‘’KPU masih konsultasi dengan kondisi itu termasuk kami juga koordinasikan dengan dispendukcapil berkaitan dengan masalah KTP,’’ ujar Sigit.

Sebelumnya, Ketroharjo ditetapkan sebagai desa persiapan selama kurang lebih dua tahun sebelum menjadi desa definitif, sebagaimana amanat undang-undang. (gen/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Penjabat Kepala Desa (Kades) Ketroharjo akhirnya dilantik. Ini setelah Ketroharjo memperoleh kode wilayah desa pemekaran dari Kemendagri. Adalah Joko Pitono, ASN di Puskesmas Wonokarto yang ditunjuk oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji sebagai penjabat kades, Rabu (23/11).

Selain Joko, lima perangkat sementara Desa Kertroharjo lainnya juga ikut dilantik. Mereka bakal menempati posisi itu hingga pemilihan kepala desa (pilkades) serentak dan pengisian perangkat desa pada 2023.

Bupati Aji mengatakan hasil pemekaran Desa Ketro, Kecamatan Tulakan ini berkat jerih payah dan dukungan masyarakat. Diharapkan, ini menjadi upaya strategis mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

‘’Karena sudah dimekarkan, maka harapannya pelayanan dan kemandirian desa lebih maksimal dibandingkan saat masih menjadi satu dulu,’’ katanya.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pacitan Sigit Dani Yulianto mengatakan, proses panjang telah dilalui sejak 2017 sebelum desa ini memperoleh kode wilayah dari Kemendagri.

Baca Juga :  Tiga Kursi Kepala OPD Pemkot Madiun Dibiarkan Kosong

Namun karena memiliki tekad kuat, semuanya bisa dilalui. ‘’Saat ini statusnya sudah menjadi Desa Ketroharjo. Tidak ada lagi embel-embel desa persiapan,’’ terangnya.

Sedangkan soal data administrasi kependudukan (adminduk), Sigit mengungkapkan masyarakat bisa langsung memperbaharuinya di kantor disdukcapil secara bertahap.

Sehingga ketika ada program bantuan dari pemerintah bisa tersalurkan sesuai by name dan by address yang terbaru. ‘’Tapi, untuk dana desa (DD) sementara ini masih mendapat alokasi 30 persen dari Desa Ketro,’’ ungkapnya.

Kemudian menyikapi soal Pemilu 2024, Sigit masih berkoordinasi dengan KPU Pacitan pascapemekaran desa tersebut. ‘’KPU masih konsultasi dengan kondisi itu termasuk kami juga koordinasikan dengan dispendukcapil berkaitan dengan masalah KTP,’’ ujar Sigit.

Sebelumnya, Ketroharjo ditetapkan sebagai desa persiapan selama kurang lebih dua tahun sebelum menjadi desa definitif, sebagaimana amanat undang-undang. (gen/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/