27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Personel Gabungan Pacitan Dilatih Cepat Tanggap Water Rescue

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Teriakan minta tolong mengejutkan warga di muara Sungai Grindulu. Suara itu berasal dari seseorang yang tenggelam di tengah aliran kali menuju ke Pantai Pancer Door. Warga yang mengetahui kejadian tersebut lantas melaporkannya ke petugas.

Tak berselang lama kemudian petugas gabungan dari Polairud, BPBD, TNI dan Tagana datang ke lokasi kejadian melakukan pertolongan. Dengan menggunakan perahu karet dan berpelampung, mereka menuju ke tengah perairan.

Seorang petugas lantas menceburkan diri ke air lalu menarik korban ke atas perahu. Dalam simulasi tersebut, korban akhirnya bisa dievakuasi ke daratan dan dilarikan ke RSUD dr Darsono.

Sebelumnya, selama dua hari petugas gabungan dibekali materi teori dan cara penyelamatan korban bencana di air. Selain di muara sungai, pelatihan search and rescue (latsar) juga digelar di sekitar Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tamperan.

Baca Juga :  Tak Tega Lihat Raut Memelas, Patungan Beli Gerinda Bekas

‘’Ini merupakan pelatihan simulasi kedaruratan bencana. Dengan kegiatan ini tentu diharapkan mampu menambah kesigapan petugas di lapangan,’’ terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko, Rabu (23/11).

Selain water rescue, lanjut dia, pelatihan tanggap darurat juga dilakukan oleh Basarnas di Pantai Watukarung, Pringkuku. Bentuknya berupa pertolongan terhadap warga yang tenggelam di dalam sumur. ‘’Ke depannya, kegiatan yang diinisiasi oleh Korem 081/DSJ Madiun ini akan kami adopsi untuk digelar setiap bulannya,’’ ujar mantan Camat Tegalombo itu. (gen/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Teriakan minta tolong mengejutkan warga di muara Sungai Grindulu. Suara itu berasal dari seseorang yang tenggelam di tengah aliran kali menuju ke Pantai Pancer Door. Warga yang mengetahui kejadian tersebut lantas melaporkannya ke petugas.

Tak berselang lama kemudian petugas gabungan dari Polairud, BPBD, TNI dan Tagana datang ke lokasi kejadian melakukan pertolongan. Dengan menggunakan perahu karet dan berpelampung, mereka menuju ke tengah perairan.

Seorang petugas lantas menceburkan diri ke air lalu menarik korban ke atas perahu. Dalam simulasi tersebut, korban akhirnya bisa dievakuasi ke daratan dan dilarikan ke RSUD dr Darsono.

Sebelumnya, selama dua hari petugas gabungan dibekali materi teori dan cara penyelamatan korban bencana di air. Selain di muara sungai, pelatihan search and rescue (latsar) juga digelar di sekitar Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tamperan.

Baca Juga :  Kota Diguyur Hujan, Tambakrejo Kekeringan

‘’Ini merupakan pelatihan simulasi kedaruratan bencana. Dengan kegiatan ini tentu diharapkan mampu menambah kesigapan petugas di lapangan,’’ terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko, Rabu (23/11).

Selain water rescue, lanjut dia, pelatihan tanggap darurat juga dilakukan oleh Basarnas di Pantai Watukarung, Pringkuku. Bentuknya berupa pertolongan terhadap warga yang tenggelam di dalam sumur. ‘’Ke depannya, kegiatan yang diinisiasi oleh Korem 081/DSJ Madiun ini akan kami adopsi untuk digelar setiap bulannya,’’ ujar mantan Camat Tegalombo itu. (gen/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/