alexametrics
23 C
Madiun
Thursday, July 7, 2022

Sopir Mengantuk, Avanza Terperosok ke Jurang di Pacitan

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Hari belum pagi benar ketika Toyota Avanza yang dikemudikan Edi Pramono ’’terbang’’ ke jurang di Desa Ngadirejan, Pringku, Pacitan, kemarin (24/5).

Sekitar pukul 03.00, mobil putih AD 1682 G yang dikemudikan pria 36 tahun itu oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan. Dentuman keras di tingkah suara berkresekan ilalang saat mobil itu berjumpalitan ke jurang menggugah tidur warga setempat. Saat didatangi warga, mobil dalam posisi terbalik. ‘’Diduga korban lelah, mengantuk, dan tidak hafal medan,’’ kata Banit Penegak Hukum (Gakum) Polres Pacitan Bripka Dian Oktri.

Meski terjerembap ke dasar jurang sedalam tujuh meteran, pengemudinya berhasil dievakuasi dengan selamat. Pria yang bermobil sendirian itu tidak mengalami luka serius. ‘’Mobil rusak berat, tapi pengemudinya hanya trauma ringan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Percasi Pacitan Target Emas di Porprov Jatim

Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat berkendara malam. Ketika fisik mulai lelah atau mengantuk sebaiknya menepi sejenak untuk beristirahat. Berkendara di Pacitan butuh kehati-hatian ekstra. Jangan sampai hilang konsentrasi saat melewati jalanan dengan kontur berkelok dan naik-turun. ‘’Jarak pandang terbatas saat malam,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Hari belum pagi benar ketika Toyota Avanza yang dikemudikan Edi Pramono ’’terbang’’ ke jurang di Desa Ngadirejan, Pringku, Pacitan, kemarin (24/5).

Sekitar pukul 03.00, mobil putih AD 1682 G yang dikemudikan pria 36 tahun itu oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan. Dentuman keras di tingkah suara berkresekan ilalang saat mobil itu berjumpalitan ke jurang menggugah tidur warga setempat. Saat didatangi warga, mobil dalam posisi terbalik. ‘’Diduga korban lelah, mengantuk, dan tidak hafal medan,’’ kata Banit Penegak Hukum (Gakum) Polres Pacitan Bripka Dian Oktri.

Meski terjerembap ke dasar jurang sedalam tujuh meteran, pengemudinya berhasil dievakuasi dengan selamat. Pria yang bermobil sendirian itu tidak mengalami luka serius. ‘’Mobil rusak berat, tapi pengemudinya hanya trauma ringan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Delapan Ekor Anjing Dibantai dan Dibakar

Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat berkendara malam. Ketika fisik mulai lelah atau mengantuk sebaiknya menepi sejenak untuk beristirahat. Berkendara di Pacitan butuh kehati-hatian ekstra. Jangan sampai hilang konsentrasi saat melewati jalanan dengan kontur berkelok dan naik-turun. ‘’Jarak pandang terbatas saat malam,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/