alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Pemkab Pacitan Menanti Jawaban Pemprov Jatim Kepras Jalur Pacitan-Ponorogo

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Wacana pemangkasan tikungan tajam di Jalan Raya Pacitan–Ponorogo masih membubung di awang-awang. Berkas pengajuan pekerjaan yang telah direncanakan sejak 2021 itu masih menumpuk di meja kerja DPUPR Jatim.

Kabid Bina Marga DPUPR Pacitan Muhammad Muslih mengatakan, usulan pemangkasan tikungan tajam di jalan nasional itu tak lekas ditanggapi pemprov. Padahal, pekerjaan fisik tersebut menjadi salah satu yang dinanti-nantikan masyarakat Pacitan. Khususnya para pengendara truk besar dan transportasi umum. ‘’Kemarin pas ketemu sudah kami sampaikan, katanya segera diproses. Tapi, secara resmi belum ada jawaban,’’ ujarnya, Sabtu (26/3).

Meski alot, Muslih enggan berpangku tangan. Jika gagal terealisasi di tahun ini, tetap diusulkan tahun depan. Menilik semangat pemulihan ekonomi, seharusnya pemangkasan tikungan tajam itu menjadi pekerjaan yang diprioritaskan. Jalan Raya Pacitan-Ponorogo bukan Sirkuit Mandalika. Melainkan konturnya di tepian bukit dan jurang yang cukup curam. Banyak tikungan perlu dikepras agar tak mengancam keselamatan pengguna jalan. ‘’Kami terus kejar demi mempersingkat waktu perjalanan dan memberikan kenyamanan pengguna jalan,’’ janjinya.

Baca Juga :  Waspada Gelombang Ketiga, Bupati Aji Rapatkan Barisan Satgas Covid-19 Pacitan

Selain jalur Poci, Pemkab juga memperjuangkan perbaikan dan pelebaran Jalan Raya Pacitan-Wonogiri. Fungsi jalan perbatasan antarprovinsi itu sama pentingnya untuk disegerakan rehabilitasinya. ‘’Sebagian jalan masih ada yang belum dilebarkan,’’ ungkapnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Wacana pemangkasan tikungan tajam di Jalan Raya Pacitan–Ponorogo masih membubung di awang-awang. Berkas pengajuan pekerjaan yang telah direncanakan sejak 2021 itu masih menumpuk di meja kerja DPUPR Jatim.

Kabid Bina Marga DPUPR Pacitan Muhammad Muslih mengatakan, usulan pemangkasan tikungan tajam di jalan nasional itu tak lekas ditanggapi pemprov. Padahal, pekerjaan fisik tersebut menjadi salah satu yang dinanti-nantikan masyarakat Pacitan. Khususnya para pengendara truk besar dan transportasi umum. ‘’Kemarin pas ketemu sudah kami sampaikan, katanya segera diproses. Tapi, secara resmi belum ada jawaban,’’ ujarnya, Sabtu (26/3).

Meski alot, Muslih enggan berpangku tangan. Jika gagal terealisasi di tahun ini, tetap diusulkan tahun depan. Menilik semangat pemulihan ekonomi, seharusnya pemangkasan tikungan tajam itu menjadi pekerjaan yang diprioritaskan. Jalan Raya Pacitan-Ponorogo bukan Sirkuit Mandalika. Melainkan konturnya di tepian bukit dan jurang yang cukup curam. Banyak tikungan perlu dikepras agar tak mengancam keselamatan pengguna jalan. ‘’Kami terus kejar demi mempersingkat waktu perjalanan dan memberikan kenyamanan pengguna jalan,’’ janjinya.

Baca Juga :  Pilkada Pacitan 2020: Aji-Gagarin Ungguli Mbois

Selain jalur Poci, Pemkab juga memperjuangkan perbaikan dan pelebaran Jalan Raya Pacitan-Wonogiri. Fungsi jalan perbatasan antarprovinsi itu sama pentingnya untuk disegerakan rehabilitasinya. ‘’Sebagian jalan masih ada yang belum dilebarkan,’’ ungkapnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/