alexametrics
25.2 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Ditarget Dua Minggu, Pemkab Pacitan Tambah Kampung Tangguh

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh kepala daerah se-Jatim agar berupaya lebih keras menghadapi pandemi Covid-19. Bahkan, presiden sudah menetapkan target waktu. Dalam dua pekan ke depan, sebaran kasus korona harus masuk pada posisi rendah.

Menanggapi pernyataan presiden saat rapat koordinasi (rakor) evaluasi penanganan Covid-19 di Jatim secara virtual itu Kamis (25/6), Bupati Indartato mengaku cukup berat untuk mewujudkannya. Sebab, testing yang dilakukan oleh pemkab terbilang masif.

Misalnya penanganan kasus pasien ke-19 dan 21. Kedua pasien diduga telah melakukan kontak fisik dengan banyak orang. Sehingga perlu dilakukan tes masal untuk mencegah penularan Covid-19. ‘’Tapi, saya berharap tidak ada perkembangan (kasus baru) dan minim penularan korona,’’ kata ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan (TGTP) Covid-19 Pacitan tersebut.

Baca Juga :  DBD Mewabah di Pacitan, Sehari Muncul 6-9 Penderita

Kendati berat, pihaknya optimistis bisa menjalankan instruksi presiden tersebut. Sebagai tindak lanjut, Indartato bakal membahasnya dengan TGTP secara mendetail. Termasuk kemungkinan menambah jumlah kampung tangguh. ‘’Karena kampung tangguh ini adalah praktik langsung yang bisa diterapkan oleh masyarakat,’’ terang bupati Pacitan dua periode itu. (gen/c1/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh kepala daerah se-Jatim agar berupaya lebih keras menghadapi pandemi Covid-19. Bahkan, presiden sudah menetapkan target waktu. Dalam dua pekan ke depan, sebaran kasus korona harus masuk pada posisi rendah.

Menanggapi pernyataan presiden saat rapat koordinasi (rakor) evaluasi penanganan Covid-19 di Jatim secara virtual itu Kamis (25/6), Bupati Indartato mengaku cukup berat untuk mewujudkannya. Sebab, testing yang dilakukan oleh pemkab terbilang masif.

Misalnya penanganan kasus pasien ke-19 dan 21. Kedua pasien diduga telah melakukan kontak fisik dengan banyak orang. Sehingga perlu dilakukan tes masal untuk mencegah penularan Covid-19. ‘’Tapi, saya berharap tidak ada perkembangan (kasus baru) dan minim penularan korona,’’ kata ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan (TGTP) Covid-19 Pacitan tersebut.

Baca Juga :  Terjadi Belasan Kasus Pencurian, Pelabuhan Tamperan Tidak Aman

Kendati berat, pihaknya optimistis bisa menjalankan instruksi presiden tersebut. Sebagai tindak lanjut, Indartato bakal membahasnya dengan TGTP secara mendetail. Termasuk kemungkinan menambah jumlah kampung tangguh. ‘’Karena kampung tangguh ini adalah praktik langsung yang bisa diterapkan oleh masyarakat,’’ terang bupati Pacitan dua periode itu. (gen/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/