27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Tentukan Nasib Relokasi Puskesmas Candi, Tunggu Rekomendasi Tim Geologi

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Temuan gua sedalam 12 meter di bakal lahan relokasi Puskesmas Candi turut membuat Bupati Indrata Nur Bayuaji mengerutkan dahi. Kini, pemkab dihadapkan dua pilihan. Antara melanjutkan atau menangguhkan rencana pembangunan puskesmas baru di Kecamatan Pringkuku itu.

Mas Aji, sapaan bupati, menyebut bahwa kemunculan gua di luar prediksi. Siapa bakal mengira jika di lahan yang telah ditunjuk sebagai lokasi pembangunan gedung lantai dua itu tersimpan gua di bawahnya. Di atas permukaan, lokasinya memang cukup strategis. ‘’Perlu dikaji sedetail mungkin. Baik secara regulasi maupun pandangan para ahli, utamanya tim geologi,’’ ujarnya, Senin (26/9).

Rekomendasi dari tim ahli itu yang bakal dijadikan dasar pemkab dalam mengambil kebijakan. Tak sekadar berkenaan nasib gua, juga keamanan bangunan di atasnya. Apakah dilanjut, pindah, atau didesain ulang memadupadankan konsep kesehatan dan temuan potensi alam tersebut. ‘’Para ahli yang bisa menakar ini. Kami tidak ingin terburu-buru, apalagi ini juga berkaitan dengan keamanan,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Waswas Wabah PMK, Pemkab Pacitan Belum Ada Keinginan Tutup Pasar Hewan

Mas Aji memastikan rencana peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di kecamatan itu tetap diprioritaskan. Memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan. Kendati puskesmas lama saat ini dipandang terlampau sempit dan memang perlu pengembangan. ‘’Apakah nanti puskesmasnya tetap di tempat lama atau seperti apa, terpenting layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan,’’ tuturnya. (gen/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Temuan gua sedalam 12 meter di bakal lahan relokasi Puskesmas Candi turut membuat Bupati Indrata Nur Bayuaji mengerutkan dahi. Kini, pemkab dihadapkan dua pilihan. Antara melanjutkan atau menangguhkan rencana pembangunan puskesmas baru di Kecamatan Pringkuku itu.

Mas Aji, sapaan bupati, menyebut bahwa kemunculan gua di luar prediksi. Siapa bakal mengira jika di lahan yang telah ditunjuk sebagai lokasi pembangunan gedung lantai dua itu tersimpan gua di bawahnya. Di atas permukaan, lokasinya memang cukup strategis. ‘’Perlu dikaji sedetail mungkin. Baik secara regulasi maupun pandangan para ahli, utamanya tim geologi,’’ ujarnya, Senin (26/9).

Rekomendasi dari tim ahli itu yang bakal dijadikan dasar pemkab dalam mengambil kebijakan. Tak sekadar berkenaan nasib gua, juga keamanan bangunan di atasnya. Apakah dilanjut, pindah, atau didesain ulang memadupadankan konsep kesehatan dan temuan potensi alam tersebut. ‘’Para ahli yang bisa menakar ini. Kami tidak ingin terburu-buru, apalagi ini juga berkaitan dengan keamanan,’’ tegasnya.

Baca Juga :  141 Guru Lolos Seleksi Kepala Sekolah di Pacitan, 9 Orang Gagal

Mas Aji memastikan rencana peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di kecamatan itu tetap diprioritaskan. Memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan. Kendati puskesmas lama saat ini dipandang terlampau sempit dan memang perlu pengembangan. ‘’Apakah nanti puskesmasnya tetap di tempat lama atau seperti apa, terpenting layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan,’’ tuturnya. (gen/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/