27.6 C
Madiun
Saturday, December 10, 2022

Harus Optimistis dan Tetap Realistis, DPRD Pacitan Sarankan PBB Dimaksimalkan

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pesatnya pembangunan Pacitan sejak beberapa tahun belakangan menjadi perhatian dewan. Geliat positif itu perlu dimaksimalkan untuk memperkencang perputaran ekonomi daerah.

Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono memandang pesatnya perkembangan pembangunan daerah belum dibarengi dengan optimalisasi pungutan pajaknya. Pajak bumi dan bangunan (PBB), misalnya, saat ini sudah banyak lahan yang telah dibangun permukiman dan pertokoan yang seharusnya turut memberikan kontribusi pendapatan. Nilai jual objek pajak (NJOP) juga perlu dioptimalkan. ”Di lapangan baru terpungut pajak buminya saja. Artinya, belum ter-update,” ujarnya, Selasa (27/9).

Meski terkesan sepele, Ronny menilai penarikan pajak sektor agraria tersebut wajib diperhitungkan. Demi mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) yang sah. Cara tersebut diharapkan jadi modal pengembangan kabupaten ini ke depan. Sekaligus menekan ketergantungan support anggaran dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Bupati Aji Ajak Masyarakat Pacitan Lapor SPT Tahunan

‘’Hal semacam itulah yang kami soroti dan inginkan diperbaiki supaya meningkatkan pendapatan pajak daerah sesuai dengan hak dan kewajiban. Jadi, kalau sudah ada bangunan, kena pajak bumi dan bangunan,’’ tegasnya.

Ronny beharap Pemkab Pacitan optimistis mendulang peningkatan pendapatan daerah. Mulai dari sektor pariwisata hingga pajak. Memasang target realistis dan mendorong OPD penghasil memaksimalkan target yang telah diberikan.

Jangka panjang, pemasukan tersebut dapat digunakan sebagai belanja modal serta memfasilitasi infrastruktur dan kegiatan lain di Pacitan. ‘’Optimistis tapi juga realistis. Jangan sampai nanti terlalu optimistis, tapi targetnya tidak tercapai. Itu juga tidak baik,’’ pungkas Ronny. (gen/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pesatnya pembangunan Pacitan sejak beberapa tahun belakangan menjadi perhatian dewan. Geliat positif itu perlu dimaksimalkan untuk memperkencang perputaran ekonomi daerah.

Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono memandang pesatnya perkembangan pembangunan daerah belum dibarengi dengan optimalisasi pungutan pajaknya. Pajak bumi dan bangunan (PBB), misalnya, saat ini sudah banyak lahan yang telah dibangun permukiman dan pertokoan yang seharusnya turut memberikan kontribusi pendapatan. Nilai jual objek pajak (NJOP) juga perlu dioptimalkan. ”Di lapangan baru terpungut pajak buminya saja. Artinya, belum ter-update,” ujarnya, Selasa (27/9).

Meski terkesan sepele, Ronny menilai penarikan pajak sektor agraria tersebut wajib diperhitungkan. Demi mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) yang sah. Cara tersebut diharapkan jadi modal pengembangan kabupaten ini ke depan. Sekaligus menekan ketergantungan support anggaran dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Kekurangan 360 Tangki Air, BPBD Pacitan Dipusingkan Kekeringan

‘’Hal semacam itulah yang kami soroti dan inginkan diperbaiki supaya meningkatkan pendapatan pajak daerah sesuai dengan hak dan kewajiban. Jadi, kalau sudah ada bangunan, kena pajak bumi dan bangunan,’’ tegasnya.

Ronny beharap Pemkab Pacitan optimistis mendulang peningkatan pendapatan daerah. Mulai dari sektor pariwisata hingga pajak. Memasang target realistis dan mendorong OPD penghasil memaksimalkan target yang telah diberikan.

Jangka panjang, pemasukan tersebut dapat digunakan sebagai belanja modal serta memfasilitasi infrastruktur dan kegiatan lain di Pacitan. ‘’Optimistis tapi juga realistis. Jangan sampai nanti terlalu optimistis, tapi targetnya tidak tercapai. Itu juga tidak baik,’’ pungkas Ronny. (gen/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/