alexametrics
25.8 C
Madiun
Tuesday, May 17, 2022

Jari Bengkak, Cincin Pernikahan Ibu di Pacitan Ini Digerinda

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Gerinda mini itu mendesing di ruang pemadam kebakaran (damkar) Satpol PP Pacitan. Menggerus cincin emas yang melingkar di jari perlahan-lahan.

Raut cemas dan ngeri terbayang di wajah perempuan itu saat melihat roda gerinda yang tajam berputar-putar di atas jemarinya. Terlebih, sepuluh menit berselang cincin itu tak kunjung lepas dari jemarinya yang membengkak. Perempuan itu hanya bisa pasrah menantikan cincin di jarinya selesai dievakuasi.

Bukannya warga Klepu, Donorojo, itu ingin membuang tanda bukti pernikahannya. Namun, cincin itu harus dicopot lantaran jemarinya membengkak. Tak bisa terus-terusan dikenakan karena mengganggu aktivitas harian. ‘’Sudah dicoba dengan beberapa cara tapi tidak bisa. Akhirnya datang ke kita dan minta cincinnya dipotong,’’ kata Plt Kasi Operasional Damkar Sukoco, Jumat (27/8).

Baca Juga :  Dua Sejoli Celaka Ditabrak Bus, Si Cewek Tewas

Selain tupoksinya, Damkar Pacitan kerap melakukan pertolongan tak selazimnya. Bukan sekali ini dimintai tolong pemotongan cincin. Beberapa perempuan dengan masalah serupa sempat mendatangi kantor damkar. ‘’Setelah lima belas menit, akhirnya bisa lepas,’’ lanjut Sukoco. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Gerinda mini itu mendesing di ruang pemadam kebakaran (damkar) Satpol PP Pacitan. Menggerus cincin emas yang melingkar di jari perlahan-lahan.

Raut cemas dan ngeri terbayang di wajah perempuan itu saat melihat roda gerinda yang tajam berputar-putar di atas jemarinya. Terlebih, sepuluh menit berselang cincin itu tak kunjung lepas dari jemarinya yang membengkak. Perempuan itu hanya bisa pasrah menantikan cincin di jarinya selesai dievakuasi.

Bukannya warga Klepu, Donorojo, itu ingin membuang tanda bukti pernikahannya. Namun, cincin itu harus dicopot lantaran jemarinya membengkak. Tak bisa terus-terusan dikenakan karena mengganggu aktivitas harian. ‘’Sudah dicoba dengan beberapa cara tapi tidak bisa. Akhirnya datang ke kita dan minta cincinnya dipotong,’’ kata Plt Kasi Operasional Damkar Sukoco, Jumat (27/8).

Baca Juga :  Ruang Isolasi Sepi Perawat Dikeluhkan, Dirut RSUD dr Darsono Pacitan: Kami Semua Lelah

Selain tupoksinya, Damkar Pacitan kerap melakukan pertolongan tak selazimnya. Bukan sekali ini dimintai tolong pemotongan cincin. Beberapa perempuan dengan masalah serupa sempat mendatangi kantor damkar. ‘’Setelah lima belas menit, akhirnya bisa lepas,’’ lanjut Sukoco. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/