27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Paus Tutul Terdampar di Pantai Watukarung, Sekujur Badan Terjepit Batu Karang

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Paus tutul kembali terdampar di perairan Pacitan. Hewan raksasa itu ditemukan sudah tak bernyawa di timur Pantai Watukarung, Pringkuku. Tubuhnya terjepit karang, diduga terdampar saat mencari makan.

Kepala Desa Watukarung Wiwit Peni Dwi Antari mengatakan, temuan bangkai hewan raksasa itu kali pertama disadari warga, Minggu (25/9). Saat itu, nelayan yang hendak melaut dibuat penasaran akan bau busuk dari timur tebing pantai.

Setelah didekati, ternyata berasal dari bangkai hewan berukuran 11 meteran. ‘’Posisi ikan saat ditemukan sudah mati. Lokasinya sulit dijangkau karena berada di sela-sela karang yang sempit,’’ ujarnya.

Warga sempat mencoba mengevakuasi bangkai ikan paus itu dengan peralatan seadanya. Namun, ukurannya terlampau besar. Warga cukup kesulitan menarik bangkai yang terbalik dan terjepit karang tersebut. Sebuah alat berat akhirnya dikerahkan demi mengevakuasi hewan malang itu. ‘’Masalah kedua, ternyata ikannya lebih berat dari ekskavator. Jadi, evakuasi dengan alat berat juga sempat mengalami kesulitan,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Mamat Ogah Tamat

Kementerian Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim merekomendasikan untuk memotong beberapa bagian tubuh ikan yang telah menjadi bangkai tersebut. Guna mempermudah proses evakuasi. Juga dibolehkan untuk dibakar jika masih tetap kesulitan. Selain badan, siripnya juga terjepit karang. ‘’Dengan cara membakar pun tetap sulit karena api cepat padam. Akhirnya dipotong dan ditarik keluar menggunakan ekskavator,’’ terangnya.

Evakuasi baru berhasil dituntaskan hingga Senin (26/9) petang. Prosesnya diawasi TNI dan kepolisian. Usai dievakuasi, bangkai ikan raksasa itu dikuburkan tak jauh dari lokasi temuan. ‘’Kami berharap alam bersahabat dan prosesnya segera selesai,’’ pungkasnya. (Tyara Nur Fadilla, Syifa Adya -PKL PNM/gen/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Paus tutul kembali terdampar di perairan Pacitan. Hewan raksasa itu ditemukan sudah tak bernyawa di timur Pantai Watukarung, Pringkuku. Tubuhnya terjepit karang, diduga terdampar saat mencari makan.

Kepala Desa Watukarung Wiwit Peni Dwi Antari mengatakan, temuan bangkai hewan raksasa itu kali pertama disadari warga, Minggu (25/9). Saat itu, nelayan yang hendak melaut dibuat penasaran akan bau busuk dari timur tebing pantai.

Setelah didekati, ternyata berasal dari bangkai hewan berukuran 11 meteran. ‘’Posisi ikan saat ditemukan sudah mati. Lokasinya sulit dijangkau karena berada di sela-sela karang yang sempit,’’ ujarnya.

Warga sempat mencoba mengevakuasi bangkai ikan paus itu dengan peralatan seadanya. Namun, ukurannya terlampau besar. Warga cukup kesulitan menarik bangkai yang terbalik dan terjepit karang tersebut. Sebuah alat berat akhirnya dikerahkan demi mengevakuasi hewan malang itu. ‘’Masalah kedua, ternyata ikannya lebih berat dari ekskavator. Jadi, evakuasi dengan alat berat juga sempat mengalami kesulitan,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Bukti Masyarakat Percaya kepada Pemerintah Daerah

Kementerian Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim merekomendasikan untuk memotong beberapa bagian tubuh ikan yang telah menjadi bangkai tersebut. Guna mempermudah proses evakuasi. Juga dibolehkan untuk dibakar jika masih tetap kesulitan. Selain badan, siripnya juga terjepit karang. ‘’Dengan cara membakar pun tetap sulit karena api cepat padam. Akhirnya dipotong dan ditarik keluar menggunakan ekskavator,’’ terangnya.

Evakuasi baru berhasil dituntaskan hingga Senin (26/9) petang. Prosesnya diawasi TNI dan kepolisian. Usai dievakuasi, bangkai ikan raksasa itu dikuburkan tak jauh dari lokasi temuan. ‘’Kami berharap alam bersahabat dan prosesnya segera selesai,’’ pungkasnya. (Tyara Nur Fadilla, Syifa Adya -PKL PNM/gen/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/