23.6 C
Madiun
Sunday, November 27, 2022

Pemkab Pacitan Segera Buka Rekrutmen PPPK, 352 Guru, 32 Tenaga Kesehatan

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kabar gembira bagi para tenaga pengajar non-ASN di Pacitan. Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pacitan memastikan bakal membuka seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dalam waktu dekat.

Kepala BKPPD Pacitan M. Yunus Hariadi mengatakan, pembahasan rekrutmen pegawai itu bakal dilakukan dalam dua hari ke depan. Beberapa pegawai bakal dikirim OPD-nya guna mengikuti pembahasan tingkat nasional tersebut. ‘’Setelah dari musyawarah nasional itu akan kami rapatkan lagi skema perekrutannya seperti apa,’’ ujarnya, Rabu (28/9).

Yunus memastikan Pacitan mendapat kuota 384 PPPK pada seleksi kali ini. Terbagi dalam dua formasi: 352 guru dan 32 tenaga kesehatan. Khusus tenaga pendidik, diharapkan mampu meng-cover kebutuhan peserta yang lolos passing grade dalam seleksi sebelumnya. ‘’Tahun ini kemungkinan agak sedikit berbeda dari rekrutmen sebelumnya karena ada beberapa prioritas dari pemerintah pusat,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Gaji ASN Pemkab Pacitan Bulan Desember Telat Bayar

Disinggung kebutuhan tenaga ASN, Yunus mengamini bahwa kekurangan pegawai di Pacitan tembus ribuan formasi. Jumlah tersebut terancam membengkak seiring rencana penerapan PP 49/2018 akan penghapusan tenaga honorer tahun mendatang. Kini, pemkab tengah mendata jumlah pegawai honorer di Pacitan. ‘’Kita pikirkan bersama-sama, karena bukan hanya masalah Pemkab Pacitan, tapi menyangkut hajat hidup orang banyak,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kabar gembira bagi para tenaga pengajar non-ASN di Pacitan. Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pacitan memastikan bakal membuka seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dalam waktu dekat.

Kepala BKPPD Pacitan M. Yunus Hariadi mengatakan, pembahasan rekrutmen pegawai itu bakal dilakukan dalam dua hari ke depan. Beberapa pegawai bakal dikirim OPD-nya guna mengikuti pembahasan tingkat nasional tersebut. ‘’Setelah dari musyawarah nasional itu akan kami rapatkan lagi skema perekrutannya seperti apa,’’ ujarnya, Rabu (28/9).

Yunus memastikan Pacitan mendapat kuota 384 PPPK pada seleksi kali ini. Terbagi dalam dua formasi: 352 guru dan 32 tenaga kesehatan. Khusus tenaga pendidik, diharapkan mampu meng-cover kebutuhan peserta yang lolos passing grade dalam seleksi sebelumnya. ‘’Tahun ini kemungkinan agak sedikit berbeda dari rekrutmen sebelumnya karena ada beberapa prioritas dari pemerintah pusat,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Atensi Mas Menteri Beri Motivasi Ekonomi Pariwisata

Disinggung kebutuhan tenaga ASN, Yunus mengamini bahwa kekurangan pegawai di Pacitan tembus ribuan formasi. Jumlah tersebut terancam membengkak seiring rencana penerapan PP 49/2018 akan penghapusan tenaga honorer tahun mendatang. Kini, pemkab tengah mendata jumlah pegawai honorer di Pacitan. ‘’Kita pikirkan bersama-sama, karena bukan hanya masalah Pemkab Pacitan, tapi menyangkut hajat hidup orang banyak,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/