23.7 C
Madiun
Monday, June 5, 2023

Gerojok Anggaran Jalur Sirip

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalur sirip destinasi wisata minoritas diguyur anggaran segar tahun depan. Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji serius merealisasikan. Praktis akses menuju objek wisata yang sebelumnya susah itu bakal dibangun.

’’Kami sudah masukkan dalam rencana kerja tahun depan,’’ ujar Heru Sukresna, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang), kemarin (28/3).

Heru menjelaskan, keseriusan pemkab itu sebelumnya disampaikan di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kemarin. Tujuan pembangunan jalur sirip, lanjutnya, untuk mendongkrak pendapatan serta pemerataan ekonomi. Selanjutnya berpengaruh pula pada lama tinggal wisatawan yang berkunjung.

’’Jadi nanti kalau banyak tempat wisata yang aksesnya mudah, hasrat wisatawan berlama-lama di Pacitan juga bertambah,’’ jelas mantan kadin ketahanan pangan dan pertanian.

Sejumlah akses wisata yang masih susah di antaranya pantai Buyutan, Ngiroboyo, dan Banyu Anget. Kata dia, pembangunan jalur sirip itu masuk dalam kategori sektor ekonomi wisata. Selain itu, masih ada lima lagi skala prioritas yang masuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun depan.

Baca Juga :  Demi Beras Murah, Warga Pacitan Antre Sejak Pagi

Di antaranya peningkatan kawasan perbatasan, pembangunan infrastruktur dasar, dan teknologi informasi. ’’Peningkatan ekonomi lokal juga masuk prioritas, pemkab akan membangun infrastuktur listrik, air sampai jaringan komunikasi di perbatasan,’’ jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menilai buah kerja keras beberapa tahun terakhir mulai nampak. Terlihat dari sejumlah indeks kepuasan yang terukur meningkat. Kepuasan terhadap layanan infrastruktur misalnya, dari target 74 persen di 2022 lalu, tercapai 87.3 persen.

Hal tersebut menandakan upaya yang ditata tahun belakangan membuahkan hasil. ‘’Masyarakat memiliki persepsi baik terhadap layanan infrastruktur yang disediakan pemerintah, meskipun masih terdapat beberapa titik yang harus dilakukan perbaikan dan penanganan berkala,’’ ungkapnya. (gen/ota)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalur sirip destinasi wisata minoritas diguyur anggaran segar tahun depan. Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji serius merealisasikan. Praktis akses menuju objek wisata yang sebelumnya susah itu bakal dibangun.

’’Kami sudah masukkan dalam rencana kerja tahun depan,’’ ujar Heru Sukresna, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang), kemarin (28/3).

Heru menjelaskan, keseriusan pemkab itu sebelumnya disampaikan di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kemarin. Tujuan pembangunan jalur sirip, lanjutnya, untuk mendongkrak pendapatan serta pemerataan ekonomi. Selanjutnya berpengaruh pula pada lama tinggal wisatawan yang berkunjung.

’’Jadi nanti kalau banyak tempat wisata yang aksesnya mudah, hasrat wisatawan berlama-lama di Pacitan juga bertambah,’’ jelas mantan kadin ketahanan pangan dan pertanian.

Sejumlah akses wisata yang masih susah di antaranya pantai Buyutan, Ngiroboyo, dan Banyu Anget. Kata dia, pembangunan jalur sirip itu masuk dalam kategori sektor ekonomi wisata. Selain itu, masih ada lima lagi skala prioritas yang masuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun depan.

Baca Juga :  Terdakwa Tabrak Lari Kakak Beradik di Pacitan Divonis 1 Tahun 5 Bulan

Di antaranya peningkatan kawasan perbatasan, pembangunan infrastruktur dasar, dan teknologi informasi. ’’Peningkatan ekonomi lokal juga masuk prioritas, pemkab akan membangun infrastuktur listrik, air sampai jaringan komunikasi di perbatasan,’’ jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menilai buah kerja keras beberapa tahun terakhir mulai nampak. Terlihat dari sejumlah indeks kepuasan yang terukur meningkat. Kepuasan terhadap layanan infrastruktur misalnya, dari target 74 persen di 2022 lalu, tercapai 87.3 persen.

Hal tersebut menandakan upaya yang ditata tahun belakangan membuahkan hasil. ‘’Masyarakat memiliki persepsi baik terhadap layanan infrastruktur yang disediakan pemerintah, meskipun masih terdapat beberapa titik yang harus dilakukan perbaikan dan penanganan berkala,’’ ungkapnya. (gen/ota)

Terpopuler

Artikel Terbaru