27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Derasnya Hujan Rusak Drainase Perkotaan Pacitan

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Derasnya hujan yang mengguyur awal pekan membuat saluran air perkotaan meluap. Seperti yang melanda Kali Kunir di sekitar pertigaan perpustakaan daerah (perpusda).

Kabid Penyehatan Lingkungan dan Air Minum DPUPR Pacitan Tonny Setyo Nugroho mengaku telah melakukan inspeksi. Didapati lubang menganga pada fondasi saluran pascabanjir. Persisnya pada sisi percabangan antara Kali Kunir barat dan timur.

Kerusakan itu cukup membahayakan struktur bangunan. Berpotensi jebol bila tak lekas mendapat penanganan. ‘’Dua hari ini (kemarin, Red) kami perbaiki. Ditambal dengan material dan ditargetkan rampung besok,’’ ujarnya, Kamis (29/9).

Tonny mengamini bahwa titik rusaknya saluran cukup vital. Infrastruktur itu berfungsi sebagai pemecah aliran Kali Kunir ke sisi timur Jalan Ahmad Yani dan sisi perempatan Bapangan. Jika rusak saat hujan mengguyur deras, berpotensi meluap dan mengakibatkan genangan tinggi di wilayah perkotaan. ‘’Penanganan kami lakukan secepat mungkin karena masih musim penghujan,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Warga Pacitan Hasilkan Sampah 28 Ton Per Hari

Rusaknya tanggul kali ini cukup mengejutkan. Kerusakan fondasi baru terjadi sekali ini pasca dibangun beberapa tahun silam. Diduga, tingginya curah hujan menjadi biang gerusan fondasi. Terlebih, intensitas hujan mengguyur wilayah perkotaan selama 5 jam dengan kecepatan kisaran 102 milimeter.

Cukup deras bila dibandingkan curah normal yang hanya berkisar 20 milimeter. ‘’Kami rutinkan inspeksi di sejumlah titik untuk mengecek kerusakan infrastruktur lain,’’ tuturnya. (gen/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Derasnya hujan yang mengguyur awal pekan membuat saluran air perkotaan meluap. Seperti yang melanda Kali Kunir di sekitar pertigaan perpustakaan daerah (perpusda).

Kabid Penyehatan Lingkungan dan Air Minum DPUPR Pacitan Tonny Setyo Nugroho mengaku telah melakukan inspeksi. Didapati lubang menganga pada fondasi saluran pascabanjir. Persisnya pada sisi percabangan antara Kali Kunir barat dan timur.

Kerusakan itu cukup membahayakan struktur bangunan. Berpotensi jebol bila tak lekas mendapat penanganan. ‘’Dua hari ini (kemarin, Red) kami perbaiki. Ditambal dengan material dan ditargetkan rampung besok,’’ ujarnya, Kamis (29/9).

Tonny mengamini bahwa titik rusaknya saluran cukup vital. Infrastruktur itu berfungsi sebagai pemecah aliran Kali Kunir ke sisi timur Jalan Ahmad Yani dan sisi perempatan Bapangan. Jika rusak saat hujan mengguyur deras, berpotensi meluap dan mengakibatkan genangan tinggi di wilayah perkotaan. ‘’Penanganan kami lakukan secepat mungkin karena masih musim penghujan,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Genjot Literasi Baca Warga Pacitan, Ribuan Koleksi Buku Perpusda Dipamerkan

Rusaknya tanggul kali ini cukup mengejutkan. Kerusakan fondasi baru terjadi sekali ini pasca dibangun beberapa tahun silam. Diduga, tingginya curah hujan menjadi biang gerusan fondasi. Terlebih, intensitas hujan mengguyur wilayah perkotaan selama 5 jam dengan kecepatan kisaran 102 milimeter.

Cukup deras bila dibandingkan curah normal yang hanya berkisar 20 milimeter. ‘’Kami rutinkan inspeksi di sejumlah titik untuk mengecek kerusakan infrastruktur lain,’’ tuturnya. (gen/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/