alexametrics
24.8 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

3 Santri Temboro Asal Pacitan Diisolasi di Wisma Atlet

PACITAN, Jawa Pos Radar PacitanRapid test tahap kedua khusus untuk para santri Temboro, Magetan, asal Pacitan usai. Dari 12 santri yang diuji cepat di Puskesmas Jeruk, Bandar, dan Puskesmas Pakisbaru, Nawangan, dua di antaranya reaktif. Pun bakal dites ulang sebelum diuji swab. ‘’Keduanya dari puskesmas Pakisbaru,’’ kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto Rabu (29/4).

Rahmad menyebut, dua santri reaktif itu bakal di-rapid test ulang. Sebelum di-swab Kamis hari ini (30/4). Sementara, seorang santri reaktif sebelumnya lebih dulu dites PCR. Setelah dua kali rapid test-nya  reaktif. ‘’Kita lakukan dulu dua kali swab, untuk mempermudah tindakan ke depan,’’ jelas kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan itu.

Sejatinya, kata dia, rapid test tak terlampau akurat memastikan penularan korona. Buktinya, satu pasien covid sebelumnya dinyatakan nonreaktif usai dua kali di-rapid test. Sementara, hasil swab pasien orang tanpa gejala (OTG) justru positif korona. ‘’Kalau yang paling memungkinkan memang diuji swab semua, karena itu yang paling jelas hasilnya,’’ terang Rahmad.

Baca Juga :  30 SMPN di Pacitan Buka PPDB Online

Pihaknya memutuskan mengarantina tiga santri reaktif tersebut di wisma atlet Pacitan. Pihaknya tak mau potensi penularan virus korona merebak. Mengingat pengalaman sebelumnya, pasien covid confirm dinilai kurang kooperatif hingga terjadi kontak dengan warga dan terjadi penularan. ‘’Khusus yang reaktif, sementara yang nonreaktif tetap dipantau,’’ jelasnya.

Sedangkan hasil rapid test keluarga dan penjemput santri dari Temboro, lanjut Rahmad, nonreaktif. Namun, pihaknya minta mereka berada di rumah dan mengisolasi diri mandiri. Pun selalu memakai masker dan memantau kondisi tubuh masing-masing. ‘’Untuk yang reaktif, kalau tidak salah ketiganya pria,’’ pungkas Rahmad. (gen/c1/sat)

PACITAN, Jawa Pos Radar PacitanRapid test tahap kedua khusus untuk para santri Temboro, Magetan, asal Pacitan usai. Dari 12 santri yang diuji cepat di Puskesmas Jeruk, Bandar, dan Puskesmas Pakisbaru, Nawangan, dua di antaranya reaktif. Pun bakal dites ulang sebelum diuji swab. ‘’Keduanya dari puskesmas Pakisbaru,’’ kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto Rabu (29/4).

Rahmad menyebut, dua santri reaktif itu bakal di-rapid test ulang. Sebelum di-swab Kamis hari ini (30/4). Sementara, seorang santri reaktif sebelumnya lebih dulu dites PCR. Setelah dua kali rapid test-nya  reaktif. ‘’Kita lakukan dulu dua kali swab, untuk mempermudah tindakan ke depan,’’ jelas kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan itu.

Sejatinya, kata dia, rapid test tak terlampau akurat memastikan penularan korona. Buktinya, satu pasien covid sebelumnya dinyatakan nonreaktif usai dua kali di-rapid test. Sementara, hasil swab pasien orang tanpa gejala (OTG) justru positif korona. ‘’Kalau yang paling memungkinkan memang diuji swab semua, karena itu yang paling jelas hasilnya,’’ terang Rahmad.

Baca Juga :  Peralatan Tak Safety, Sarang Tawon Dievakuasi

Pihaknya memutuskan mengarantina tiga santri reaktif tersebut di wisma atlet Pacitan. Pihaknya tak mau potensi penularan virus korona merebak. Mengingat pengalaman sebelumnya, pasien covid confirm dinilai kurang kooperatif hingga terjadi kontak dengan warga dan terjadi penularan. ‘’Khusus yang reaktif, sementara yang nonreaktif tetap dipantau,’’ jelasnya.

Sedangkan hasil rapid test keluarga dan penjemput santri dari Temboro, lanjut Rahmad, nonreaktif. Namun, pihaknya minta mereka berada di rumah dan mengisolasi diri mandiri. Pun selalu memakai masker dan memantau kondisi tubuh masing-masing. ‘’Untuk yang reaktif, kalau tidak salah ketiganya pria,’’ pungkas Rahmad. (gen/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/