alexametrics
24.5 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Pemkab Pacitan Hibahkan Lahan 1,9 Hektare untuk Proyek Pelabuhan Gelon

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pelabuhan barang dan niaga itu telah direncanakan sejak sepuluh tahun silam. Meski progresnya berjalan lamban, persiapan demi persiapan terus dilakukan sampai sekarang. Terbaru, Pemkab Pacitan resmi menghibahkan lahan 1,9 hektare untuk pembangunan pelabuhan gelon.

Hibah lahan yang dilakukan pekan lalu (17/1) itu menjadi tonggak besar untuk menindaklanjuti pembangunan Pelabuhan Gelon di Desa Kembang, Pacitan. Pelimpahan lahan bakal pelabuhan itu beberapa kali ditolak Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Entah apa persisnya alasan, namun problem ini sempat menjadi pergunjingan lantaran masih berstatus aset pemerintah daerah. Sebab, 20 hektare lahan sebelumnya telah dilimpahkan. ‘’Ketika aset ini sudah jadi hak kementerian, paling tidak satu kendala telah tersolusikan,’’ ujar Wakil Bupati Pacitan Gagarin, Senin (31/1).

Baca Juga :  Hanya Tersisa Pakaian yang Menempel di Badan

Meski peluang memulai pembangunan kian terang, belum ada yang berani menjamin megaproyek nasional itu dimulai 2023 mendatang. Sebelumnya, Kemenhub meminta pembangunan akses jalan menuju pelabuhan dirampungkan dulu. Namun, kementerian PUPR emoh membangun akses jalan bila pelabuhan belum rampung dikerjakan. ‘’Itu nggak perlu dikerjakan berbarengan, mana yang datang lebih dulu langsung kami desak untuk memulainya,’’ tegasnya.

Gagarin berharap pemerintah provinsi (pemprov) turut andil memikirkan kelanjutan Gelon. Terlebih, pelabuhan barang dan niaga itu telah masuk Peraturan Presiden (Perpres) 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Wilayah Jatim. Keberadaannya tak hanya berdampak bagi perekonomian di Pacitan. Namun, juga menambah alternatif jalur pendaratan bagi lalu lintas perkapalan di wilayah Jatim selatan. ‘’Pelabuhan baru bakal memudahkan pengiriman barang via laut,” tuturnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pelabuhan barang dan niaga itu telah direncanakan sejak sepuluh tahun silam. Meski progresnya berjalan lamban, persiapan demi persiapan terus dilakukan sampai sekarang. Terbaru, Pemkab Pacitan resmi menghibahkan lahan 1,9 hektare untuk pembangunan pelabuhan gelon.

Hibah lahan yang dilakukan pekan lalu (17/1) itu menjadi tonggak besar untuk menindaklanjuti pembangunan Pelabuhan Gelon di Desa Kembang, Pacitan. Pelimpahan lahan bakal pelabuhan itu beberapa kali ditolak Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Entah apa persisnya alasan, namun problem ini sempat menjadi pergunjingan lantaran masih berstatus aset pemerintah daerah. Sebab, 20 hektare lahan sebelumnya telah dilimpahkan. ‘’Ketika aset ini sudah jadi hak kementerian, paling tidak satu kendala telah tersolusikan,’’ ujar Wakil Bupati Pacitan Gagarin, Senin (31/1).

Baca Juga :  Harga Pangan di Pacitan Naik Setiap Pekan

Meski peluang memulai pembangunan kian terang, belum ada yang berani menjamin megaproyek nasional itu dimulai 2023 mendatang. Sebelumnya, Kemenhub meminta pembangunan akses jalan menuju pelabuhan dirampungkan dulu. Namun, kementerian PUPR emoh membangun akses jalan bila pelabuhan belum rampung dikerjakan. ‘’Itu nggak perlu dikerjakan berbarengan, mana yang datang lebih dulu langsung kami desak untuk memulainya,’’ tegasnya.

Gagarin berharap pemerintah provinsi (pemprov) turut andil memikirkan kelanjutan Gelon. Terlebih, pelabuhan barang dan niaga itu telah masuk Peraturan Presiden (Perpres) 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Wilayah Jatim. Keberadaannya tak hanya berdampak bagi perekonomian di Pacitan. Namun, juga menambah alternatif jalur pendaratan bagi lalu lintas perkapalan di wilayah Jatim selatan. ‘’Pelabuhan baru bakal memudahkan pengiriman barang via laut,” tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/