alexametrics
31 C
Madiun
Wednesday, May 25, 2022

Bupati Sugiri Lantik Ratusan Kasi Beralih ke Fungsional

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Reformasi birokrasi bergulir hingga daerah. Sebanyak 679 pejabat eselon IV di lingkup Pemkab Ponorogo beralih fungsi dari jabatan struktural ke fungsional. Mereka kemarin (31/12) menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Sasana Praja. ‘’Yang beralih ke jabatan fungsional adalah Kasi (kepala seksi, Red) di setiap SKPD (satuan kerja perangkat daerah),’’ kata Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko kemarin.

Kendati para kepala seksi itu beralih ke jabatan fungsional, bupati memastikan tidak ada pengurangan gaji. Penilaian dilakukan berbasis kinerja. Begitu pula kenaikan pangkat tidak lagi menunggu empat tahun sesuai peraturan reguler, melainkan menggunakan angka kredit. Pejabat fungsional yang berhasil mengumpulkan nilai kredit tinggi dari hasil kinerjanya, maka dapat naik pangkat lebih cepat. ‘’Ini bentuk reformasi birokrasi, juga penyederhanaan di sistem pelayanan pemerintah,’’ jelas Sugiri.

Baca Juga :  Puluhan Event Semarakkan Hari Jadi Ke-523 Ponorogo

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono menjelaskan bahwa alih fungsi jabatan itu untuk memutus mata rantai birokrasi yang panjang. Seluruh SKPD dituntut lebih profesional. Namun, pihaknya mengecualikan pejabat struktural di lingkup kelurahan dan kecamatan. Kepala sub-bagian (Kasubag) juga menjadi pengecualian. ‘’Yang eselon IV lainnya berubah jadi fungsional,’’ terangnya.

Pimpinan SKPD harus mampu memikirkan untuk menugaskan pejabat sesuai fungsinya. Agus Pram –sapaan Agus Pramono- tidak menampik adanya kendala lantaran pejabat struktural memiliki tugas dan urusan yang banyak. Ketika menjadi pejabat fungsional, maka mereka bisa lebih fokus pada pekerjaannya. ‘’Akan ada evaluasi ke depan,’’ ungkapnya. (mg7/c1/hw)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Reformasi birokrasi bergulir hingga daerah. Sebanyak 679 pejabat eselon IV di lingkup Pemkab Ponorogo beralih fungsi dari jabatan struktural ke fungsional. Mereka kemarin (31/12) menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Sasana Praja. ‘’Yang beralih ke jabatan fungsional adalah Kasi (kepala seksi, Red) di setiap SKPD (satuan kerja perangkat daerah),’’ kata Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko kemarin.

Kendati para kepala seksi itu beralih ke jabatan fungsional, bupati memastikan tidak ada pengurangan gaji. Penilaian dilakukan berbasis kinerja. Begitu pula kenaikan pangkat tidak lagi menunggu empat tahun sesuai peraturan reguler, melainkan menggunakan angka kredit. Pejabat fungsional yang berhasil mengumpulkan nilai kredit tinggi dari hasil kinerjanya, maka dapat naik pangkat lebih cepat. ‘’Ini bentuk reformasi birokrasi, juga penyederhanaan di sistem pelayanan pemerintah,’’ jelas Sugiri.

Baca Juga :  Pemkab Ponorogo Bangun Rumah Sakit Tipe D di Kauman

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono menjelaskan bahwa alih fungsi jabatan itu untuk memutus mata rantai birokrasi yang panjang. Seluruh SKPD dituntut lebih profesional. Namun, pihaknya mengecualikan pejabat struktural di lingkup kelurahan dan kecamatan. Kepala sub-bagian (Kasubag) juga menjadi pengecualian. ‘’Yang eselon IV lainnya berubah jadi fungsional,’’ terangnya.

Pimpinan SKPD harus mampu memikirkan untuk menugaskan pejabat sesuai fungsinya. Agus Pram –sapaan Agus Pramono- tidak menampik adanya kendala lantaran pejabat struktural memiliki tugas dan urusan yang banyak. Ketika menjadi pejabat fungsional, maka mereka bisa lebih fokus pada pekerjaannya. ‘’Akan ada evaluasi ke depan,’’ ungkapnya. (mg7/c1/hw)

Most Read

Artikel Terbaru

/