alexametrics
25.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Januari Diprediksi Hujan Setiap Hari

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Hujan lebat bakal lebih sering mengguyur wilayah Ponorogo mulai Januari  ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Surabaya, memprakirakan curah hujan akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya Februari-Maret mendatang. ‘’Waspadai potensi hujan lebat dengan durasi lama,’’ kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo Setyo Budiono Kamis (2/1).

BMKG juga telah menganalisis kondisi atmosfer. Untuk menggali prediksi cuaca hingga Maret mendatang. Dua pekan terakhir hujan semakin sering mengguyur Bumi Reyog. Kendati belum merata di seluruh wilayah dalam waktu yang sama. Namun, mulai Januari ini bakal lebih merata.

Hasil analisis BMKG, sejumlah daerah di Jatim diprediksi akan lebih sering turun hujan dibandingkan beberapa provinsi lain bulan ini. Akumulasi curah hujan diprediksi menyentuh angka 151-500 milimeter. ‘’Secara umum curah hujan di Jatim, termasuk Ponorogo, selama Januari masuk kategori menengah hingga sangat tinggi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pusat Gelontor Rp 5,9 Miliar Untuk Tambahan Anggaran Penyelenggaraan Pilkada

Khusus Ponorogo, curah hujan diprediksi mulai menyentuh angka 301-500 milimeter. Termasuk kategori sangat tinggi. Hanya 27 daerah yang diprediksi diguyur hujan selebat itu dari 38 daerah di Jatim. ‘’Bulan depan curah hujan diprediksi tetap bertahan di angka yang sama, yaitu antara 301-500 milimeter,’’ beber Budi.

Hujan dengan intensitas sangat tinggi, lanjut dia, perlu diwaspadai. Sebab, berpotensi menimbulkan bencana. Mulai banjir hingga tanah longsor. ‘’Secara spesifik, BMKG juga minta masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat disertai puting beliung. Serta potensi downburst atau angin kencang dari awan kumulonimbus. Kecepatannya bisa mencapai 63 kilometer per jam,’’ paparnya. (naz/c1/sat)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Hujan lebat bakal lebih sering mengguyur wilayah Ponorogo mulai Januari  ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Surabaya, memprakirakan curah hujan akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya Februari-Maret mendatang. ‘’Waspadai potensi hujan lebat dengan durasi lama,’’ kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo Setyo Budiono Kamis (2/1).

BMKG juga telah menganalisis kondisi atmosfer. Untuk menggali prediksi cuaca hingga Maret mendatang. Dua pekan terakhir hujan semakin sering mengguyur Bumi Reyog. Kendati belum merata di seluruh wilayah dalam waktu yang sama. Namun, mulai Januari ini bakal lebih merata.

Hasil analisis BMKG, sejumlah daerah di Jatim diprediksi akan lebih sering turun hujan dibandingkan beberapa provinsi lain bulan ini. Akumulasi curah hujan diprediksi menyentuh angka 151-500 milimeter. ‘’Secara umum curah hujan di Jatim, termasuk Ponorogo, selama Januari masuk kategori menengah hingga sangat tinggi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Reyog Jazz Ponorogo 2019: Berdendang Sakura dari Tepi Telaga Ngebel

Khusus Ponorogo, curah hujan diprediksi mulai menyentuh angka 301-500 milimeter. Termasuk kategori sangat tinggi. Hanya 27 daerah yang diprediksi diguyur hujan selebat itu dari 38 daerah di Jatim. ‘’Bulan depan curah hujan diprediksi tetap bertahan di angka yang sama, yaitu antara 301-500 milimeter,’’ beber Budi.

Hujan dengan intensitas sangat tinggi, lanjut dia, perlu diwaspadai. Sebab, berpotensi menimbulkan bencana. Mulai banjir hingga tanah longsor. ‘’Secara spesifik, BMKG juga minta masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat disertai puting beliung. Serta potensi downburst atau angin kencang dari awan kumulonimbus. Kecepatannya bisa mencapai 63 kilometer per jam,’’ paparnya. (naz/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/