alexametrics
28.7 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Mudik Lebaran, Jangan Hitamkan Pelat Merah

PONOROGO – Mobil dinas (mobdin) tak boleh digunakan berlebaran terlalu jauh ke luar kota. Aparatur sipil negara (ASN) hanya diperbolehkan menggunakannya di sekitaran kabupaten saja. Garis larangan dipertegas pada jangkauan jarak luar provinsi. Riskan, mobil yang pengadaannya menggunakan uang negara itu digunakan perjalanan terlampau jauh. ‘’Kalau sampai sekitaran Madiun saja tidak apa-apa,’’ kata Sekda Ponorogo Agus Pramono.

Agus sudah mensosialisasikan kebijakan tersebut kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat di Ruang Rapat Bantarangin, dua pekan lalu. Sesuai persetujuan dan instruksi dari bupati. ‘’Sebaiknya memang dibawa pulang daripada diparkir di halaman perkantoran pemkab,’’ imbuhnya.

Faktor keamanan itulah yang membuat pemkab tak bisa saklek menerapkan larangan. Kondisi perkantoran yang juga sepi saat libur lebaran menjadi pertimbangan. Selain faktor kenyamanan penempatan aset negara di masa libur bersama tersebut. ‘’Kalau diparkir di kantor pemkab, dengan jumlah sebanyak itu malah tak ada tempat dan kepanasan. Dari sisi keamanan juga tak ada jaminan,’’ tegas dia.

Baca Juga :  Ulah Trio Maling Ini Terbongkar usai Jual Barang Curian di FB

Agus juga mewanti-wanti kepada seluruh ASN yang mendapat hak menggunakan mobdin tetap mematuhi aturan. Salah satu yang dikhawatirkan adalah mengganti pelat nomor polisi (nopol) secara ilegal. Jika sampai ada ASN yang berani melakukannya, sanksi tak segan menanti. ‘’Kalau ada yang sampai berani mengganti, pasti ada konsekuensinya,’’ ujar Agus. (naz/fin)

PONOROGO – Mobil dinas (mobdin) tak boleh digunakan berlebaran terlalu jauh ke luar kota. Aparatur sipil negara (ASN) hanya diperbolehkan menggunakannya di sekitaran kabupaten saja. Garis larangan dipertegas pada jangkauan jarak luar provinsi. Riskan, mobil yang pengadaannya menggunakan uang negara itu digunakan perjalanan terlampau jauh. ‘’Kalau sampai sekitaran Madiun saja tidak apa-apa,’’ kata Sekda Ponorogo Agus Pramono.

Agus sudah mensosialisasikan kebijakan tersebut kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat di Ruang Rapat Bantarangin, dua pekan lalu. Sesuai persetujuan dan instruksi dari bupati. ‘’Sebaiknya memang dibawa pulang daripada diparkir di halaman perkantoran pemkab,’’ imbuhnya.

Faktor keamanan itulah yang membuat pemkab tak bisa saklek menerapkan larangan. Kondisi perkantoran yang juga sepi saat libur lebaran menjadi pertimbangan. Selain faktor kenyamanan penempatan aset negara di masa libur bersama tersebut. ‘’Kalau diparkir di kantor pemkab, dengan jumlah sebanyak itu malah tak ada tempat dan kepanasan. Dari sisi keamanan juga tak ada jaminan,’’ tegas dia.

Baca Juga :  Duit Cukai Rp 1,8 Miliar Dipakai Rehab Pustu Jiwa Paringan

Agus juga mewanti-wanti kepada seluruh ASN yang mendapat hak menggunakan mobdin tetap mematuhi aturan. Salah satu yang dikhawatirkan adalah mengganti pelat nomor polisi (nopol) secara ilegal. Jika sampai ada ASN yang berani melakukannya, sanksi tak segan menanti. ‘’Kalau ada yang sampai berani mengganti, pasti ada konsekuensinya,’’ ujar Agus. (naz/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/