alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Didemo, Pemkab Ponorogo Janji Perbaiki Jalan Jenangan-Kesugihan Tahun Depan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Protes jalan rusak mulai berwujud aksi unjuk rasa. Puluhan massa kemarin (2/12) berdemo di depan kantor Pemkab Ponorogo menuntut perbaikan jalur jalan dari Jenangan ke Kesugihan, Pulung. Pendemo membawa sejumlah poster berisi tulisan sindiran atas kondisi jalan yang rusak berat itu. ‘’Secara umum, kondisi jalan di luar perkotaan sudah tidak layak,’’ kata Agung Budi Prayitno, koordinator aksi unjuk rasa.

Di antara poster bernada protes itu bertuliskan: ‘’Kota Seribu Lubang’’ dan ‘’Ponorogo hebat, dalane jlebut.’’ Orator menyebut bahwa kondisi jalan rusak dengan banyak lubang kerap memicu kecelakaan. Selain itu, mobilitas penduduk terganggu hingga berdampak pada perekonomian. ‘’Kondisinya sudah darurat,’’ tegasnya.

Sekda Ponorogo Agus Pramono yang kemarin menemui perwakilan pendemo itu. Dia menjanjikan tambal sulam jalur Jenangan-Kesugihan dengan menutup lubang jalan menggunakan aspal. Pemkab juga ingin mengutamakan keselamatan pengguna jalan. Namun, belum dapat memenuhi unsur kenyamanan lantaran pekerjaan sebatas tambal sulam kerusakan. ‘’Hanya aspek keselamatan dan belum dapat memenuhi kenyamanan sampai ada pembangunan lagi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Banyak GTT Diangkat PPPK, Sekolah di Ponorogo Rekrut Guru Honorer Lagi

Sekda mengungkapkan, jalur Jenangan-Kesugihan sudah masuk prioritas pembangunan infrastruktur jalan yang didanai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dari 55 ruas jalan yang pembangunannya menghabiskan anggaran Rp 155 miliar berupa pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) itu, jalur Jenangan-Kesugihan termasuk salah satunya. ‘’Sudah masuk di KAK (kerangka acuan kerja, Red) pengajuan dana PEN,’’ terangnya.

Namun, pembangunan jalan yang disokong duit PEN baru dimulai awal 2022 mendatang. Di pengujung tahun ini, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko baru menandatangani kontrak dengan PT SMI. Pemkab harus menanggung beban bunga 5,6 persen setiap tahun dengan masa angsuran selama lima tahun. (mg7/c1/hw)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Protes jalan rusak mulai berwujud aksi unjuk rasa. Puluhan massa kemarin (2/12) berdemo di depan kantor Pemkab Ponorogo menuntut perbaikan jalur jalan dari Jenangan ke Kesugihan, Pulung. Pendemo membawa sejumlah poster berisi tulisan sindiran atas kondisi jalan yang rusak berat itu. ‘’Secara umum, kondisi jalan di luar perkotaan sudah tidak layak,’’ kata Agung Budi Prayitno, koordinator aksi unjuk rasa.

Di antara poster bernada protes itu bertuliskan: ‘’Kota Seribu Lubang’’ dan ‘’Ponorogo hebat, dalane jlebut.’’ Orator menyebut bahwa kondisi jalan rusak dengan banyak lubang kerap memicu kecelakaan. Selain itu, mobilitas penduduk terganggu hingga berdampak pada perekonomian. ‘’Kondisinya sudah darurat,’’ tegasnya.

Sekda Ponorogo Agus Pramono yang kemarin menemui perwakilan pendemo itu. Dia menjanjikan tambal sulam jalur Jenangan-Kesugihan dengan menutup lubang jalan menggunakan aspal. Pemkab juga ingin mengutamakan keselamatan pengguna jalan. Namun, belum dapat memenuhi unsur kenyamanan lantaran pekerjaan sebatas tambal sulam kerusakan. ‘’Hanya aspek keselamatan dan belum dapat memenuhi kenyamanan sampai ada pembangunan lagi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Wakil Kepala BKN Sebut Calo Tes CPNS-CPPPK Tetap Eksis

Sekda mengungkapkan, jalur Jenangan-Kesugihan sudah masuk prioritas pembangunan infrastruktur jalan yang didanai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dari 55 ruas jalan yang pembangunannya menghabiskan anggaran Rp 155 miliar berupa pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) itu, jalur Jenangan-Kesugihan termasuk salah satunya. ‘’Sudah masuk di KAK (kerangka acuan kerja, Red) pengajuan dana PEN,’’ terangnya.

Namun, pembangunan jalan yang disokong duit PEN baru dimulai awal 2022 mendatang. Di pengujung tahun ini, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko baru menandatangani kontrak dengan PT SMI. Pemkab harus menanggung beban bunga 5,6 persen setiap tahun dengan masa angsuran selama lima tahun. (mg7/c1/hw)

Most Read

Artikel Terbaru

/