alexametrics
25.2 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Ponorogo Tanpa Kunjungan Wisatawan di Pengujung Tahun 2021

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Pengelola destinasi wisata terpaksa melepaskan peluang banjir pengunjung di akhir tahun. Itu bersamaan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 secara nasional sesuai instruksi menteri dalam negeri (inmendagri). Tak urung, objek wisata harus tutup mulai 24 Desember hingga 2 Januari mendatang saat libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Padahal, khalayak selalu meluangkan waktu untuk berpelesir mengunjungi objek wisata di akhir tahun. Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo sempat berharap berlakunya peraturan baru hingga destinasi wisata dapat dikunjungi dengan syarat tertentu. ‘’Destinasi wisata di Ponorogo nanti tutup selama belum ada peraturan baru,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudparpora Ponorogo Bambang Wibisono, Sabtu (4/12).

Pihaknya juga sengaja mendaftarkan tujuh objek wisata di Ponorogo saat berlakunya aplikasi PeduliLindungi. Yakni, Telaga Ngebel, Ngembak, Biting, Bukit Soeharto, Sendang Bulus, Mloko Sewu, dan Ngebel Adventure Park. Jika saja pengunjung boleh masuk berdasarkan aplikasi PeduliLindungi, maka pihak pengelola sudah siap. ‘’Kalau nanti peraturan menteri tentang pemberlakuan PPKM level 3 terbit, kami akan undang mereka (pengelola destinasi wisata, Red),’’ jelas Bambang.

Baca Juga :  Tanpa Acara Semarak Nataru di Ponorogo City Center

Dia mengingatkan bahwa Ponorogo sekarang ini belum memasuki era new normal (normal baru). Kendati kasus aktif Covid-19 cenderung terus turun. Antara pengelola destinasi wisata dan pengunjung harus menahan diri. Penerapan PPKM level 3 secara nasional juga bertujuan menangkal munculnya klaster akhir tahun. Aparatur sipil negara juga dilarang bepergian saat libur Nataru. ‘’Kita tunggu bersama peraturan dari pemerintah pusat seperti apa,’’ pungkasnya. (mg7/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Pengelola destinasi wisata terpaksa melepaskan peluang banjir pengunjung di akhir tahun. Itu bersamaan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 secara nasional sesuai instruksi menteri dalam negeri (inmendagri). Tak urung, objek wisata harus tutup mulai 24 Desember hingga 2 Januari mendatang saat libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Padahal, khalayak selalu meluangkan waktu untuk berpelesir mengunjungi objek wisata di akhir tahun. Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo sempat berharap berlakunya peraturan baru hingga destinasi wisata dapat dikunjungi dengan syarat tertentu. ‘’Destinasi wisata di Ponorogo nanti tutup selama belum ada peraturan baru,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudparpora Ponorogo Bambang Wibisono, Sabtu (4/12).

Pihaknya juga sengaja mendaftarkan tujuh objek wisata di Ponorogo saat berlakunya aplikasi PeduliLindungi. Yakni, Telaga Ngebel, Ngembak, Biting, Bukit Soeharto, Sendang Bulus, Mloko Sewu, dan Ngebel Adventure Park. Jika saja pengunjung boleh masuk berdasarkan aplikasi PeduliLindungi, maka pihak pengelola sudah siap. ‘’Kalau nanti peraturan menteri tentang pemberlakuan PPKM level 3 terbit, kami akan undang mereka (pengelola destinasi wisata, Red),’’ jelas Bambang.

Baca Juga :  Vixion-Beat Adu Moncong, Satu Tewas

Dia mengingatkan bahwa Ponorogo sekarang ini belum memasuki era new normal (normal baru). Kendati kasus aktif Covid-19 cenderung terus turun. Antara pengelola destinasi wisata dan pengunjung harus menahan diri. Penerapan PPKM level 3 secara nasional juga bertujuan menangkal munculnya klaster akhir tahun. Aparatur sipil negara juga dilarang bepergian saat libur Nataru. ‘’Kita tunggu bersama peraturan dari pemerintah pusat seperti apa,’’ pungkasnya. (mg7/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/