alexametrics
26.1 C
Madiun
Saturday, May 28, 2022

Vaksin Pelajar SD di Ponorogo Tunggu Stok Sinovac

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Rencana vaksinasi untuk anak usia enam hingga 11 tahun masih mengundang banyak tanya. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo memilih menunggu petunjuk dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kendati Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah memberi lampu hijau penyuntikan vaksin anti-Covid-19 ke anak usia di bawah 12 tahun.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular di Dinkes Ponorogo Heni Lestari mengaku harus berhitung ketersediaan vaksin merek tertentu. IDAI dan BPOM merekomendasikan agar anak di bawah usia 12 tahun mendapat vaksin Sinovac. Padahal, Sinovac mulai langka. ‘’Kalau stok vaksin tidak tersedia, maka capaian pelaksanaan vaksinasi ke anak-anak tidak dapat maksimal,’’ kata Heni, Jumat (5/11).

Baca Juga :  Pandemi Ikut Coret Ribuan Pemilih di Ponorogo

Pihaknya juga belum mengetahui berapa sasaran vaksinasi pada kelompok penduduk rentang usia 6-11 tahun itu. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo yang memiliki datanya. Pelaksanaan vaksinasi seyogianya berlangsung di masing-masing sekolah. ‘’Kalau melihat kelompok usia sasaran, mereka masih duduk di bangku sekolah dasar,’’ jelasnya. (mg7/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Rencana vaksinasi untuk anak usia enam hingga 11 tahun masih mengundang banyak tanya. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo memilih menunggu petunjuk dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kendati Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah memberi lampu hijau penyuntikan vaksin anti-Covid-19 ke anak usia di bawah 12 tahun.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular di Dinkes Ponorogo Heni Lestari mengaku harus berhitung ketersediaan vaksin merek tertentu. IDAI dan BPOM merekomendasikan agar anak di bawah usia 12 tahun mendapat vaksin Sinovac. Padahal, Sinovac mulai langka. ‘’Kalau stok vaksin tidak tersedia, maka capaian pelaksanaan vaksinasi ke anak-anak tidak dapat maksimal,’’ kata Heni, Jumat (5/11).

Baca Juga :  Petugas Terbatas, PAD dari Perparkiran Tak Maksimal

Pihaknya juga belum mengetahui berapa sasaran vaksinasi pada kelompok penduduk rentang usia 6-11 tahun itu. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo yang memiliki datanya. Pelaksanaan vaksinasi seyogianya berlangsung di masing-masing sekolah. ‘’Kalau melihat kelompok usia sasaran, mereka masih duduk di bangku sekolah dasar,’’ jelasnya. (mg7/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/