alexametrics
25.6 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Petasan Balon Udara Medelak, Rumah dan Sekolah di Ponorogo Rusak

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Petasan balon udara jatuh meledak di Ponorogo. Kejadian itu mengakibatkan tiga bangunan rumah dan satu ruang sekolah di Desa Somoroto, Kauman, Ponorogo, Jumat pagi (6/8) rusak. Bahkan, kerasnya ledakan terdengar sejauh radius tiga kilometer.

Balon berbahan plastik yang diberi ekor rangkaian mercon beragam ukuran itu sempat terlihat terbang oleng. Gagal mengudara akhirnya mendarat di halaman rumah Lahuri, 60, sekitar pukul 05.45. Pendaratan balon dengan sumbu yang masih menyala itu disertai ledakan keras. Tidak ada korban luka, namun kerusakan yang ditimbulkan cukup serius.

Kapolsek Somoroto AKBP Nyoto memerinci kerugian materiil yang timbul akibat ledakan petasan itu senilai Rp 35 juta. Kerusakan ruang di SMPN 2 Kauman yang paling parah hingga memerlukan biaya perbaikan sekitar Rp 25 juta. ‘’Sejumlah barang bukti berupa selongsong kertas, plastik, kerangka kawat, dan bahan lain yang biasa dipakai membuat balon udara sudah kami amankan. Para saksi menerangkan bahwa balon berasal dari selatan,’’ terangnya. (mg4/her)

Baca Juga :  Rutan Klas II-B Ponorogo Overload Sekaligus Overheat

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Petasan balon udara jatuh meledak di Ponorogo. Kejadian itu mengakibatkan tiga bangunan rumah dan satu ruang sekolah di Desa Somoroto, Kauman, Ponorogo, Jumat pagi (6/8) rusak. Bahkan, kerasnya ledakan terdengar sejauh radius tiga kilometer.

Balon berbahan plastik yang diberi ekor rangkaian mercon beragam ukuran itu sempat terlihat terbang oleng. Gagal mengudara akhirnya mendarat di halaman rumah Lahuri, 60, sekitar pukul 05.45. Pendaratan balon dengan sumbu yang masih menyala itu disertai ledakan keras. Tidak ada korban luka, namun kerusakan yang ditimbulkan cukup serius.

Kapolsek Somoroto AKBP Nyoto memerinci kerugian materiil yang timbul akibat ledakan petasan itu senilai Rp 35 juta. Kerusakan ruang di SMPN 2 Kauman yang paling parah hingga memerlukan biaya perbaikan sekitar Rp 25 juta. ‘’Sejumlah barang bukti berupa selongsong kertas, plastik, kerangka kawat, dan bahan lain yang biasa dipakai membuat balon udara sudah kami amankan. Para saksi menerangkan bahwa balon berasal dari selatan,’’ terangnya. (mg4/her)

Baca Juga :  Hore, Festival Reyog Nasional Masuk Kalender Kharisma Event Nusantara 2022

Most Read

Artikel Terbaru

/