alexametrics
24.1 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Buang Kesan Angker, Wengker Park Dipermak

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Wengker Park dipermak. Taman wisata yang dikelola dinas lingkungan hidup (DLH) itu dilengkapi sejumlah fasilitas baru. Akan ada tambahan beberapa jenis flora dan fauna. Upaya rehab itu sudah menelan anggaran Rp 100 juta. ‘’Supaya ketika malam juga menjadi destinasi wisata,’’ kata Kepala DLH Sapto Djatmiko Selasa (7/1).

Taman Wengker berlokasi di tepi Jalan Raya Ponorogo-Madiun, Babadan. Taman tersebut mulanya dinamai Taman Keanekaragaman Hayati. Selain ada berbagai flora, taman itu tahun lalu juga direhab. Ada penambahan beberapa jenis fasilitas. Salah satunya, instalasi lampu menuju gerbang masuk yang menyala warna-warni saat malam hari. Kelak menjadi satu lokasi swafoto favorit. Menghilangkan kesan angker yang selama ini berada di tepi jalan minim penerangan. ‘’Nanti ketika malam bermandikan lampu hias. Ini untuk mendatangkan teman-teman yang ingin nongkrong atau menikmati suasana malam Wengker Park,’’ terangnya.

Baca Juga :  546 Peserta Absen SKD CPNS

Selain lampu hias, pemkab juga membeli beberapa jenis flora baru. Juga, mendapat bantuan fauna dari balai konservasi sumber daya alam (BKSDA) seperti kijang dan rusa. Minimal ada sepuluh ekor kijang. ‘’Nantinya ditempatkan di area dalam taman,’’ ujar Sapto.

Di sisi lain, pemkab berupaya menekan biaya. Caranya, meminta kerja sama dari sejumlah perusahaan. Lewat program corporate social responsibility (CSR). PT Pertamina, misalnya, memberi bantuan fasilitas sarana dan prasarana. Banyaknya upaya yang digalakkan pemkab untuk Wengker Park diharapkan mampu untuk mengembangkan taman wisata sesuai harapan masyarakat. ‘’Tidak hanya menjadi sarana edukasi, tapi juga rekreasi yang menarik dan nyaman,’’ ucapnya. (naz/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Wengker Park dipermak. Taman wisata yang dikelola dinas lingkungan hidup (DLH) itu dilengkapi sejumlah fasilitas baru. Akan ada tambahan beberapa jenis flora dan fauna. Upaya rehab itu sudah menelan anggaran Rp 100 juta. ‘’Supaya ketika malam juga menjadi destinasi wisata,’’ kata Kepala DLH Sapto Djatmiko Selasa (7/1).

Taman Wengker berlokasi di tepi Jalan Raya Ponorogo-Madiun, Babadan. Taman tersebut mulanya dinamai Taman Keanekaragaman Hayati. Selain ada berbagai flora, taman itu tahun lalu juga direhab. Ada penambahan beberapa jenis fasilitas. Salah satunya, instalasi lampu menuju gerbang masuk yang menyala warna-warni saat malam hari. Kelak menjadi satu lokasi swafoto favorit. Menghilangkan kesan angker yang selama ini berada di tepi jalan minim penerangan. ‘’Nanti ketika malam bermandikan lampu hias. Ini untuk mendatangkan teman-teman yang ingin nongkrong atau menikmati suasana malam Wengker Park,’’ terangnya.

Baca Juga :  Mahasiswa UNTAG Dampingi Penerapan Prokes di Klumprik Coffee

Selain lampu hias, pemkab juga membeli beberapa jenis flora baru. Juga, mendapat bantuan fauna dari balai konservasi sumber daya alam (BKSDA) seperti kijang dan rusa. Minimal ada sepuluh ekor kijang. ‘’Nantinya ditempatkan di area dalam taman,’’ ujar Sapto.

Di sisi lain, pemkab berupaya menekan biaya. Caranya, meminta kerja sama dari sejumlah perusahaan. Lewat program corporate social responsibility (CSR). PT Pertamina, misalnya, memberi bantuan fasilitas sarana dan prasarana. Banyaknya upaya yang digalakkan pemkab untuk Wengker Park diharapkan mampu untuk mengembangkan taman wisata sesuai harapan masyarakat. ‘’Tidak hanya menjadi sarana edukasi, tapi juga rekreasi yang menarik dan nyaman,’’ ucapnya. (naz/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/