alexametrics
30.1 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Penataan Telaga Ngebel Usung Konsep Danau Beratan Bedugul, Bali

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Telaga Ngebel sedang bersolek habis-habisan. Tidak sebatas facial (cuci muka), tetapi bakal merelokasi seluruh bangunan semipermanen di seputaran telaga. Warung tak berizin bakal difasilitasi penataan pedagang kaki lima (PKL) tematik. ‘’Konsepnya tematik dan unik. Gerai tempat berdagang bakal terlihat lebih representatif,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi, Selasa (8/3).

Judha masih menyimpan rapat detail konsep tematik yang bakal direalisasikan. Sedikit bocoran, warung-warung itu bakal disulap dengan tampilan gerai kekinian. Desain tampilannya pun tematik. Semisal mengusung tema reyog atau durian. ‘’Di sepanjang bibir telaga sebelah selatan itu masih banyak tenda, nanti ditata tematik yang unik,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Empat Sungai Besar di Ponorogo Mendesak Dinormalisasi

Jika pamor pariwisata di Telaga Ngebel sudah naik level, tentu saja bakal menarik kedatangan investor. Relokasi diperkirakan lancar karena tak ada penolakan dari warga. Pemkab juga telah berkoordinasi dengan Perhutani selaku pemilik lahan bakal relokasi. Pendekatan persuasif kepada pedagang juga berjalan lancar. ‘’Saya bermimpi investor di Ngebel ini terus berdatangan,’’ tutur Judha.

Akses transportasi ke destinasi andalan Ponorogo itu tak luput dari pengembangan. Rencananya, Subterminal Sahang bakal dihidupkan kembali. Guna mengakomodasi kebutuhan transportasi wisatawan. Subterminal itu punya trayek hingga tembus Dolopo, Kabupaten Madiun. ‘’Konsep penataan Telaga Ngebel kami adopsikan pengembangan Danau Beratan Bedugul di Bali,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Telaga Ngebel sedang bersolek habis-habisan. Tidak sebatas facial (cuci muka), tetapi bakal merelokasi seluruh bangunan semipermanen di seputaran telaga. Warung tak berizin bakal difasilitasi penataan pedagang kaki lima (PKL) tematik. ‘’Konsepnya tematik dan unik. Gerai tempat berdagang bakal terlihat lebih representatif,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi, Selasa (8/3).

Judha masih menyimpan rapat detail konsep tematik yang bakal direalisasikan. Sedikit bocoran, warung-warung itu bakal disulap dengan tampilan gerai kekinian. Desain tampilannya pun tematik. Semisal mengusung tema reyog atau durian. ‘’Di sepanjang bibir telaga sebelah selatan itu masih banyak tenda, nanti ditata tematik yang unik,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Cinta Memang Buta! Pria Ini Nekat Curi Burung demi Traktir Makan Pacar

Jika pamor pariwisata di Telaga Ngebel sudah naik level, tentu saja bakal menarik kedatangan investor. Relokasi diperkirakan lancar karena tak ada penolakan dari warga. Pemkab juga telah berkoordinasi dengan Perhutani selaku pemilik lahan bakal relokasi. Pendekatan persuasif kepada pedagang juga berjalan lancar. ‘’Saya bermimpi investor di Ngebel ini terus berdatangan,’’ tutur Judha.

Akses transportasi ke destinasi andalan Ponorogo itu tak luput dari pengembangan. Rencananya, Subterminal Sahang bakal dihidupkan kembali. Guna mengakomodasi kebutuhan transportasi wisatawan. Subterminal itu punya trayek hingga tembus Dolopo, Kabupaten Madiun. ‘’Konsep penataan Telaga Ngebel kami adopsikan pengembangan Danau Beratan Bedugul di Bali,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/