alexametrics
29.7 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

Kepala Daerah se-Madiun Raya Dukung Reyog Diakui UNESCO

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Dukungan turut diserukan kepala daerah di Madiun Raya. Terutama agar reyog segera diakui dunia sebagai warisan budaya tak benda. ‘’Reyog asli Ponorogo, bukan milik negara lain. Kami sangat mendukung reyog Ponorogo diakui UNESCO,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Jumat (8/4).

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan bahwa reyog turut menjadi bagian dari seni budaya di tanah air. ‘’Reyog itu dari Ponorogo dan menjadi kebanggaan kita bersama. Kami dari Ngawi mendukung dan men-support reyog menjadi warisan budaya dunia,’’ tegas Ony.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, pengakuan UNESCO penting bagi jati diri dan perkembangan budaya asli Indonesia. ‘’Khusus untuk seni reyog asli Ponorogo yang saat ini berjuang mendapat pengakuan dari UNESCO, saya sebagai bupati Magetan sangat mendukung penuh. Agar bangsa ini semakin percaya diri dan punya jati diri,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Pengajuan Mobil Pemadam Tak Boleh Ditangguhkan

Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji sepaham dengan apa yang disuarakan sesama rekan kepala daerah di Madiun Raya. Sebagai daerah yang bersebelahan dengan Ponorogo, warga Pacitan turut mendukung perjuangan reyog mendapatkan pengakuan dunia. ‘’Reyog sangat pantas mendapat pengakuan dari UNESCO,’’ ungkapnya. (gen/naz/sae/ggi/fin/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Dukungan turut diserukan kepala daerah di Madiun Raya. Terutama agar reyog segera diakui dunia sebagai warisan budaya tak benda. ‘’Reyog asli Ponorogo, bukan milik negara lain. Kami sangat mendukung reyog Ponorogo diakui UNESCO,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Jumat (8/4).

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan bahwa reyog turut menjadi bagian dari seni budaya di tanah air. ‘’Reyog itu dari Ponorogo dan menjadi kebanggaan kita bersama. Kami dari Ngawi mendukung dan men-support reyog menjadi warisan budaya dunia,’’ tegas Ony.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, pengakuan UNESCO penting bagi jati diri dan perkembangan budaya asli Indonesia. ‘’Khusus untuk seni reyog asli Ponorogo yang saat ini berjuang mendapat pengakuan dari UNESCO, saya sebagai bupati Magetan sangat mendukung penuh. Agar bangsa ini semakin percaya diri dan punya jati diri,’’ tuturnya.

Baca Juga :  RS Lapangan Covid-19 Riwayatmu Kini

Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji sepaham dengan apa yang disuarakan sesama rekan kepala daerah di Madiun Raya. Sebagai daerah yang bersebelahan dengan Ponorogo, warga Pacitan turut mendukung perjuangan reyog mendapatkan pengakuan dunia. ‘’Reyog sangat pantas mendapat pengakuan dari UNESCO,’’ ungkapnya. (gen/naz/sae/ggi/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/