alexametrics
27 C
Madiun
Friday, May 27, 2022

Kasus Covid-19 Ponorogo Tinggal 10 Pasien

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Rasio pasien Covid-19 dengan kapasitas ranjang di rumah sakit (RS) rujukan sudah jomplang. Bed occupancy ratio (BOR) itu di kisaran empat persen. Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo Haryono kemarin (7/11) menyebut, tersisa 10 pasien coronavirus dirawat di RS rujukan. ‘’Pasien di ICU (intensive care unit, Red) tinggal tiga orang,’’ kata Haryono.

Haryono menyampaikan, sejumlah RS rujukan sengaja mengalihfungsikan sebagian bed pasien Covid-19 itu untuk pasien umum. Hanya RSUD Harjono dan RSU Darmayu yang masih bertahan dengan jumlah bed-nya. Total kapasitas awal bed pasien Covid-19 di Ponorogo adalah 248. Sekarang tinggal menyisakan 210 bed. ‘’Kami tetap mengimbau RS rujukan menyediakan bed kalau sewaktu-waktu dibutuhkan,’’ ujarnya.

Pihaknya mencermati adanya penurunan drastis kasus Covid-19. Bahkan, RSU Darmayu dan RSU Muslimat sempat nihil pasien. Bersamaan itu, selter di Jalan Trunojoyo juga sempat kosong sekitar sepekan lebih dan baru Sabtu lalu (6/11) terisi seorang pasien. Pihaknya tidak ingin mengurangi bed di selter lantaran masih ada potensi angka kasus korona naik lagi bersamaan libur Natal dan tahun baru. ‘’Lihat dulu Desember sampai pertengahan Januari. Kalau kondisinya masih seperti ini, ada pertimbangan untuk tutup,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Putus Kontrak, Proyek Empat Jembatan di Ponorogo Mangkrak

Kendati kasus aktif cenderung melandai, masih saja terjadi kasus kematian akibat Covid-19. Kata Haryono, pekan lalu ada seorang pasien korona meninggal dunia di salah satu RS rujukan. Yakni, pasien bergejala berat yang dirawat di ICU. Kasus meninggal dunia juga ditemukan pada pasien isolasi mandiri (isoman). ‘’Terkonfirmasi negatif tapi menunjukkan gejala Covid-19, tetap masuk data terpapar,’’ ungkap Haryono. (mg7/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Rasio pasien Covid-19 dengan kapasitas ranjang di rumah sakit (RS) rujukan sudah jomplang. Bed occupancy ratio (BOR) itu di kisaran empat persen. Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo Haryono kemarin (7/11) menyebut, tersisa 10 pasien coronavirus dirawat di RS rujukan. ‘’Pasien di ICU (intensive care unit, Red) tinggal tiga orang,’’ kata Haryono.

Haryono menyampaikan, sejumlah RS rujukan sengaja mengalihfungsikan sebagian bed pasien Covid-19 itu untuk pasien umum. Hanya RSUD Harjono dan RSU Darmayu yang masih bertahan dengan jumlah bed-nya. Total kapasitas awal bed pasien Covid-19 di Ponorogo adalah 248. Sekarang tinggal menyisakan 210 bed. ‘’Kami tetap mengimbau RS rujukan menyediakan bed kalau sewaktu-waktu dibutuhkan,’’ ujarnya.

Pihaknya mencermati adanya penurunan drastis kasus Covid-19. Bahkan, RSU Darmayu dan RSU Muslimat sempat nihil pasien. Bersamaan itu, selter di Jalan Trunojoyo juga sempat kosong sekitar sepekan lebih dan baru Sabtu lalu (6/11) terisi seorang pasien. Pihaknya tidak ingin mengurangi bed di selter lantaran masih ada potensi angka kasus korona naik lagi bersamaan libur Natal dan tahun baru. ‘’Lihat dulu Desember sampai pertengahan Januari. Kalau kondisinya masih seperti ini, ada pertimbangan untuk tutup,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Ponorogo Surplus Padi 88.301 Ton

Kendati kasus aktif cenderung melandai, masih saja terjadi kasus kematian akibat Covid-19. Kata Haryono, pekan lalu ada seorang pasien korona meninggal dunia di salah satu RS rujukan. Yakni, pasien bergejala berat yang dirawat di ICU. Kasus meninggal dunia juga ditemukan pada pasien isolasi mandiri (isoman). ‘’Terkonfirmasi negatif tapi menunjukkan gejala Covid-19, tetap masuk data terpapar,’’ ungkap Haryono. (mg7/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/