23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Pria di Ponorogo Kuras ATM Pacar, Gadaikan Motor Teman

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Gegara seorang laki-laki gelap mata oleh duit, hubungan asmara dengan kekasihnya retak. Bahkan si kekasih terpaksa melaporkan laki-laki pujaan hatinya itu ke polisi. Itu setelah kekasihnya menggondol uang miliknya sebesar Rp 12 juta.

Aksi kejahatan itu berawal dari meminjam kartu anjungan tunai mandiri (ATM) milik kekasihnya dengan dalih menerima transferan dana dari seorang teman 29 November lalu.

Si doi yang tak menaruh curiga memberikan Personal Identification Number (PIN) kartu ATM-nya. ‘’Hubungan korban dengan pelaku ini sepasang kekasih,’’ kata Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia.

Rupanya, pelaku menguras habis tabungan kekasihnya selama tiga hari berturut-turut. Totalnya berkisar Rp 12,8 juta. Pelaku mengambil uang dari ATM di Magetan dan Madiun.

Uangnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sementara transferan dana dari temannya hanyalah alasan pelaku untuk mloroti si doi. ‘’Kartu ATM diberikan sekalian PIN-nya,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  1000 Personil Amankan Pilkades Serentak di Ponorogo Hari Ini

Saat kartu ATM itu diminta, pelaku beralasan hilang. Si doi mulai curiga dan mengecek buku rekening dan mendapati tabungannya terkuras habis. Merasa ditipu, si doi yang asli warga Ponorogo ini lantas melaporkan kejadian itu ke mapolres setempat. 

Di hari yang sama di tempat berbeda, seorang teman juga dikibuli sahabat karibnya sendiri. Pelaku asal Mrican, Jenangan meminjam sepeda motor milik temannya. Namun, dua hari berselang, Honda Scoopy  AE 3318 WS tak kunjung dikembalikan.

Korban kemudian mencari informasi keberadaan sepeda motor miliknya. ‘’Tersangka berjanji bakal mengembalikan sepeda motor itu tetapi digadaikan Rp 3 juta,’’ imbuhnya.

Kedua pelaku penipuan itu juga disangkakan Pasal 378 KUHP. Atas rentetan kasus penipuan ini warga diimbau lebih teliti saat bertransaksi dan tidak gampang percaya.

‘’Kami juga berpesan jangan memberikan kode OTP (One Time Password) ke orang lain,’’ pesan Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo. (kid/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Gegara seorang laki-laki gelap mata oleh duit, hubungan asmara dengan kekasihnya retak. Bahkan si kekasih terpaksa melaporkan laki-laki pujaan hatinya itu ke polisi. Itu setelah kekasihnya menggondol uang miliknya sebesar Rp 12 juta.

Aksi kejahatan itu berawal dari meminjam kartu anjungan tunai mandiri (ATM) milik kekasihnya dengan dalih menerima transferan dana dari seorang teman 29 November lalu.

Si doi yang tak menaruh curiga memberikan Personal Identification Number (PIN) kartu ATM-nya. ‘’Hubungan korban dengan pelaku ini sepasang kekasih,’’ kata Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia.

Rupanya, pelaku menguras habis tabungan kekasihnya selama tiga hari berturut-turut. Totalnya berkisar Rp 12,8 juta. Pelaku mengambil uang dari ATM di Magetan dan Madiun.

Uangnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sementara transferan dana dari temannya hanyalah alasan pelaku untuk mloroti si doi. ‘’Kartu ATM diberikan sekalian PIN-nya,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Lima Hari Pasar Legi Ditarget Sepi

Saat kartu ATM itu diminta, pelaku beralasan hilang. Si doi mulai curiga dan mengecek buku rekening dan mendapati tabungannya terkuras habis. Merasa ditipu, si doi yang asli warga Ponorogo ini lantas melaporkan kejadian itu ke mapolres setempat. 

Di hari yang sama di tempat berbeda, seorang teman juga dikibuli sahabat karibnya sendiri. Pelaku asal Mrican, Jenangan meminjam sepeda motor milik temannya. Namun, dua hari berselang, Honda Scoopy  AE 3318 WS tak kunjung dikembalikan.

Korban kemudian mencari informasi keberadaan sepeda motor miliknya. ‘’Tersangka berjanji bakal mengembalikan sepeda motor itu tetapi digadaikan Rp 3 juta,’’ imbuhnya.

Kedua pelaku penipuan itu juga disangkakan Pasal 378 KUHP. Atas rentetan kasus penipuan ini warga diimbau lebih teliti saat bertransaksi dan tidak gampang percaya.

‘’Kami juga berpesan jangan memberikan kode OTP (One Time Password) ke orang lain,’’ pesan Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo. (kid/fin)

Most Read

Artikel Terbaru