alexametrics
26.6 C
Madiun
Friday, May 27, 2022

Dihukum Push-Up, Menyanyi, hingga Menghafal Pancasila

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Penertiban kawasan uji coba new normal alias normal baru terus berlanjut. Demi menegakkan disiplin masyarakat mematuhi protokol pencegahan virus korona. Senin (8/6) Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo razia masker di Jalan Gajah Mada. ‘’Kesadaran masyarakat meningkat. Tapi, temuan pelanggaran tetap ada,’’ kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo Imam Basori.

Petugas gabungan BPBD, satpol PP, dinas perhubungan, serta Polri-TNI melakukan razia mulai pukul 08.00 hingga 09.30. Selama razia, petugas mendapati 17 orang melintasi jalan tersebut tanpa mengenakan masker. Ada yang membawa tapi tidak dipakai. ‘’Rata-rata usia 50 tahun ke atas. Ada yang beraktivitas jalan-jalan hingga petugas kebersihan,’’ bebernya.

Baca Juga :  Bandar Arisan Online Gelapkan Rp 2 Miliar

Ada pula yang tidak membawa. Tercatat sembilan orang yang melanggar. Mayoritas usia muda. Mereka pun terpaksa dihukum disiplin. Ada yang diminta push-up lima kali. Ada pula yang diminta menyanyi hingga menghafal Pancasila. ‘’Setelah itu diberi masker dan diimbau selalu mengenakannya saat beraktivitas di luar rumah,’’ jelasnya.

Sejauh ini, sanksinya masih ringan. Imam berharap dapat menjadi pembelajaran para pelanggar. Supaya mereka lebih patuh. Terutama saat beraktivitas di kawasan normal baru. ‘’Razia seperti ini akan terus digelar, minimal tiga kali seminggu. Tempatnya akan diacak untuk lebih mendisiplinkan masyarakat,’’ katanya. (naz/c1/sat)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Penertiban kawasan uji coba new normal alias normal baru terus berlanjut. Demi menegakkan disiplin masyarakat mematuhi protokol pencegahan virus korona. Senin (8/6) Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo razia masker di Jalan Gajah Mada. ‘’Kesadaran masyarakat meningkat. Tapi, temuan pelanggaran tetap ada,’’ kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo Imam Basori.

Petugas gabungan BPBD, satpol PP, dinas perhubungan, serta Polri-TNI melakukan razia mulai pukul 08.00 hingga 09.30. Selama razia, petugas mendapati 17 orang melintasi jalan tersebut tanpa mengenakan masker. Ada yang membawa tapi tidak dipakai. ‘’Rata-rata usia 50 tahun ke atas. Ada yang beraktivitas jalan-jalan hingga petugas kebersihan,’’ bebernya.

Baca Juga :  Sekolah Menyediakan, Bahkan Digratiskan, Pedagang Seragam Sepi Pembeli

Ada pula yang tidak membawa. Tercatat sembilan orang yang melanggar. Mayoritas usia muda. Mereka pun terpaksa dihukum disiplin. Ada yang diminta push-up lima kali. Ada pula yang diminta menyanyi hingga menghafal Pancasila. ‘’Setelah itu diberi masker dan diimbau selalu mengenakannya saat beraktivitas di luar rumah,’’ jelasnya.

Sejauh ini, sanksinya masih ringan. Imam berharap dapat menjadi pembelajaran para pelanggar. Supaya mereka lebih patuh. Terutama saat beraktivitas di kawasan normal baru. ‘’Razia seperti ini akan terus digelar, minimal tiga kali seminggu. Tempatnya akan diacak untuk lebih mendisiplinkan masyarakat,’’ katanya. (naz/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/