alexametrics
23.6 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Proyek Trotoar Jalan Jenderal Sudirman-Urip Sumoharjo Telan Anggaran Rp 9,1 M

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Persiapan pembangunan segiempat berlian dikebut. Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo terus mematangkan segala persiapan.

Penyusunan dokumen rencana awal (ranwal) dan kerangka acuan kerja (KAK) ditarget tuntas akhir bulan ini. Dokumen-dokumen itu disiapkan untuk pembangunan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) sisi selatan dan Jalan Urip Sumoharjo.

Dokumen lingkungan terdiri dari upaya pengelolaan lingkungan (UKL) dan upaya pemantauan lingkungan (UPL) juga dipersiapkan. ‘’Jangan sampai pembangunannya menyalahi kelestarian lingkungan, prinsip pembangun pedestrian berbasis ekologi,’’ kata Kepala DPUPKP Ponorogo Henry Indrawardana, Kamis (10/3).

Tata pedestrian ala Malioboro itu berpedoman Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup 16/2012 tentang Pedoman Penyusunan Lingkungan Hidup. Tata pedestrian ini mengusung konsep serupa di HOS Cokroaminoto. Jensud sisi selatan dibangun trotoar melengkapi pedestrian sisi utara yang rampung dikerjakan tahun lalu. Dimensi pekerjaan sepanjang 900 meter itu digelontor APBD Rp 3,1 miliar. ‘’Kami upayakan perencanaan cepat selesai agar lekas dikerjakan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Lima Pedagang di Ponorogo Terserang DBD

Tata pedestrian di Jalan Urip Sumoharjo sepanjang 950 meter digelontor APBD Rp 6 miliar. Mencakup penataan di sisi utara dan selatan jalan. Lelang proyek ditargetkan lekas tuntas. ‘’Kami jadwalkan Mei lelangnya selesai agar lekas action pekerjaan,’’ tutur Henry. (kid/c1/fin/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Persiapan pembangunan segiempat berlian dikebut. Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo terus mematangkan segala persiapan.

Penyusunan dokumen rencana awal (ranwal) dan kerangka acuan kerja (KAK) ditarget tuntas akhir bulan ini. Dokumen-dokumen itu disiapkan untuk pembangunan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) sisi selatan dan Jalan Urip Sumoharjo.

Dokumen lingkungan terdiri dari upaya pengelolaan lingkungan (UKL) dan upaya pemantauan lingkungan (UPL) juga dipersiapkan. ‘’Jangan sampai pembangunannya menyalahi kelestarian lingkungan, prinsip pembangun pedestrian berbasis ekologi,’’ kata Kepala DPUPKP Ponorogo Henry Indrawardana, Kamis (10/3).

Tata pedestrian ala Malioboro itu berpedoman Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup 16/2012 tentang Pedoman Penyusunan Lingkungan Hidup. Tata pedestrian ini mengusung konsep serupa di HOS Cokroaminoto. Jensud sisi selatan dibangun trotoar melengkapi pedestrian sisi utara yang rampung dikerjakan tahun lalu. Dimensi pekerjaan sepanjang 900 meter itu digelontor APBD Rp 3,1 miliar. ‘’Kami upayakan perencanaan cepat selesai agar lekas dikerjakan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  TPA Mrican Ponorogo Jadi Bulan-bulanan Protes Mahasiswa

Tata pedestrian di Jalan Urip Sumoharjo sepanjang 950 meter digelontor APBD Rp 6 miliar. Mencakup penataan di sisi utara dan selatan jalan. Lelang proyek ditargetkan lekas tuntas. ‘’Kami jadwalkan Mei lelangnya selesai agar lekas action pekerjaan,’’ tutur Henry. (kid/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/