alexametrics
29.9 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

PMI Asal Ponorogo Opname di Wisma Atlet

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas kesehatan (dinkes) mulai membuka identitas warga Ponorogo yang kini dirawat di RS Darurat Wisma Atlet Jakarta. Yakni, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang terpapar Covid-19 saat perjalanan pulang dari Malaysia. ‘’Masih dirawat di Jakarta,’’ kata Heni Lastari, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Selasa (11/1).

Dia sekalian menepis bahwa ada dua PMI asal Ponorogo yang dirawat di RS Darurat Wisma Atlet. PMI itu ber-KTP Sawoo hingga data kasus positif Covid-19 tetap diterakan dari Ponorogo. Namun, tidak serta-merta dapat dinyatakan terpapar virus varian Omicron. Heni hingga kemarin belum menerima informasi tentang perkembangan seorang pasien yang berada di Jakarta itu. ‘’Sesuai dengan sistem new all record, pasien itu bisa dipastikan beralamatkan Ponorogo,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Tradisi Reogan Dilanjutkan Pasca-Lebaran

Heni menyampaikan, kegunaan alamat domisili untuk kebutuhan tracing, testing, dan treatment (3T). Kendati begitu, pihaknya sengaja mengesampingkan upaya 3T karena pasien belum melakukan kontak dengan keluarganya di Sawoo. ‘’Data swab PCR (polymerase chain reaction, Red) selalu menggunakan kartu tanda penduduk. Jakarta juga tidak mau menanggung beban angka kasus aktif,’’ terangnya.

Heni menyebut bahwa tumpang tindih data kasus aktif Covid-19 kerap terjadi. Ada warga Ponorogo yang tinggal di luar daerah terpapar, misalnya, input data tetap masuk sesuai KTP asal. Tak urung, data kadang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. ‘’Kami ketiban data yang sebenarnya pasien tidak sedang dirawat di Ponorogo,’’ ungkapnya. (mg7/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas kesehatan (dinkes) mulai membuka identitas warga Ponorogo yang kini dirawat di RS Darurat Wisma Atlet Jakarta. Yakni, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang terpapar Covid-19 saat perjalanan pulang dari Malaysia. ‘’Masih dirawat di Jakarta,’’ kata Heni Lastari, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Selasa (11/1).

Dia sekalian menepis bahwa ada dua PMI asal Ponorogo yang dirawat di RS Darurat Wisma Atlet. PMI itu ber-KTP Sawoo hingga data kasus positif Covid-19 tetap diterakan dari Ponorogo. Namun, tidak serta-merta dapat dinyatakan terpapar virus varian Omicron. Heni hingga kemarin belum menerima informasi tentang perkembangan seorang pasien yang berada di Jakarta itu. ‘’Sesuai dengan sistem new all record, pasien itu bisa dipastikan beralamatkan Ponorogo,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Persepon Ponorogo Kalah, Salahkan Wasit

Heni menyampaikan, kegunaan alamat domisili untuk kebutuhan tracing, testing, dan treatment (3T). Kendati begitu, pihaknya sengaja mengesampingkan upaya 3T karena pasien belum melakukan kontak dengan keluarganya di Sawoo. ‘’Data swab PCR (polymerase chain reaction, Red) selalu menggunakan kartu tanda penduduk. Jakarta juga tidak mau menanggung beban angka kasus aktif,’’ terangnya.

Heni menyebut bahwa tumpang tindih data kasus aktif Covid-19 kerap terjadi. Ada warga Ponorogo yang tinggal di luar daerah terpapar, misalnya, input data tetap masuk sesuai KTP asal. Tak urung, data kadang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. ‘’Kami ketiban data yang sebenarnya pasien tidak sedang dirawat di Ponorogo,’’ ungkapnya. (mg7/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/