alexametrics
23.7 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

42.600 Anak di Ponorogo Telah Divaksin Dosis Satu

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Target vaksinasi anak di Ponorogo nyaris terpenuhi. Sampai dengan saat ini, separo dari target 71.028 anak telah divaksin. Kasi Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo Titik Sukamti memastikan 59,98 persen anak sudah menjalani vaksinasi anti-Covid-19 dosis satu. ‘’Dosis dua untuk anak malah sudah dimulai di SDN 1 Mangkujayan dan SDN Bangunsari 3,’’ kata Titik, Jumat (11/2).

Dia menyebut angka 42.600 anak yang sudah divaksin Sinovac. Dari jumlah itu, 818 sudah mendapat jatah vaksin dosis dua. Dinkes terus mengebut capaian vaksinasi anak demi memberikan proteksi dari paparan Covid-19 yang kini memiliki varian anyar Omicron. ‘’Target awal, vaksin anak tuntas dalam jangka dua bulan,’’ ujarnya.

Titik tidak menampik ada sebagian anak berhalangan memenuhi jadwal vaksinasi. Mereka izin tidak masuk sekolah lantaran sakit. Jadwal ulang vaksinasi untuk anak bakal melibatkan puskesmas di domisili anak. Sejauh ini, minim temuan kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI). Efek samping yang muncul sebatas demam ringan atau pegal lengan kiri tepat di bekas suntikan. ‘’Vaksin Sinovac aman untuk anak,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Duit Cukai Rp 1,8 Miliar Dipakai Rehab Pustu Jiwa Paringan

Sebelumnya, Bupati Sugiri sempat berhitung dengan persamaan matematika sederhana bahwa target vaksinasi 71.028 anak mudah tercapai. Pihaknya mengandalkan sumbangsih 30 ribu dosis merek Sinovac dari Universitas Islam Malang (Unisma) dan 150 ribu dosis dari Ikatan Luhur Nusantara (Iluna) Malang. Sebanyak 180 ribu dosis vaksin itu jauh mencukupi kebutuhan dua kali suntikan anti-Covid-19 untuk anak. (kid/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Target vaksinasi anak di Ponorogo nyaris terpenuhi. Sampai dengan saat ini, separo dari target 71.028 anak telah divaksin. Kasi Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo Titik Sukamti memastikan 59,98 persen anak sudah menjalani vaksinasi anti-Covid-19 dosis satu. ‘’Dosis dua untuk anak malah sudah dimulai di SDN 1 Mangkujayan dan SDN Bangunsari 3,’’ kata Titik, Jumat (11/2).

Dia menyebut angka 42.600 anak yang sudah divaksin Sinovac. Dari jumlah itu, 818 sudah mendapat jatah vaksin dosis dua. Dinkes terus mengebut capaian vaksinasi anak demi memberikan proteksi dari paparan Covid-19 yang kini memiliki varian anyar Omicron. ‘’Target awal, vaksin anak tuntas dalam jangka dua bulan,’’ ujarnya.

Titik tidak menampik ada sebagian anak berhalangan memenuhi jadwal vaksinasi. Mereka izin tidak masuk sekolah lantaran sakit. Jadwal ulang vaksinasi untuk anak bakal melibatkan puskesmas di domisili anak. Sejauh ini, minim temuan kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI). Efek samping yang muncul sebatas demam ringan atau pegal lengan kiri tepat di bekas suntikan. ‘’Vaksin Sinovac aman untuk anak,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Tinggal Sendiri, Jasad Terkuak Tiga Hari

Sebelumnya, Bupati Sugiri sempat berhitung dengan persamaan matematika sederhana bahwa target vaksinasi 71.028 anak mudah tercapai. Pihaknya mengandalkan sumbangsih 30 ribu dosis merek Sinovac dari Universitas Islam Malang (Unisma) dan 150 ribu dosis dari Ikatan Luhur Nusantara (Iluna) Malang. Sebanyak 180 ribu dosis vaksin itu jauh mencukupi kebutuhan dua kali suntikan anti-Covid-19 untuk anak. (kid/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/