alexametrics
28.9 C
Madiun
Friday, July 1, 2022

Rebuild Pasar Legi Resmi Naik Lelang

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Setelah lama dinanti, janji rebuild Pasar Legi akhirnya ditepati. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PUPR resmi mengunggahnya Rabu (9/10). ‘’Mudah-mudahan lancar,’’ harap Kepala Disperdakum Addin Andhanawarih Kamis (10/10).

Megaproyek pembangunan Pasar Legi menyedot anggaran Rp 165 miliar. Saat ini, tahapan lelang memasuki pengumuman pascakualifikasi, mulai 9-17 Oktober. Upload dokumen penawaran dibatasi sepuluh hari. Mulai 15-25 Oktober mendatang. Berbagai tahapan mulai klir awal November nanti. Ketika memasuki masa penetapan dan pengumuman pemenang pada 5 November. Setelah melewati masa sanggah mulai 6-13 Oktober, berlanjut pada penunjukan pengadaan barang dan jasa serta penandatanganan kontrak pada 20 November nanti. ‘’Semoga tidak menemui kendala, supaya bisa dimulai tahun ini,’’ ucap Addin.

Sebelumnya, lelang manajemen konstruksi (MK) megaproyek tersebut sudah tuntas. Addin mengaku tak tahu-menahu mengenai siapa konsultan pemenangnya. Yang jelas, untuk kedua paket pekerjaan yang dilelang, Kementerian PUPR mengalokasikan dana tak kurang dari Rp 168,5 miliar. Rp 165 miliar untuk fisik, Rp 3,5 miliar untuk pagu MK. ‘’Semua sudah di-handle kementerian,’’ terangnya.

Baca Juga :  Kuras Sumur, Mertua-Menantu Tewas Keracunan Gas

Radar Ponorogo kemarin juga menerima konsep desain baru Pasar Legi. Bangunan pasar berbentuk gedung empat lantai dengan sentuhan ornamen dadak merak di bagian fasad. Sementara di sisi utara, terdapat areal parkir serta masjid dengan kubah yang cukup besar. Addin menyebut, desain Pasar Legi nantinya akan menerapkan prinsip-prinsip green building alias bangunan hijau. ‘’Sekarang aturan dari Kementerian PUPR, bangunan gedung harus menerapkan konsep seperti itu. Ada peraturan menterinya,’’ sebut Addin.

Addin meminta masyarakat untuk bersabar dan memercayakan proses lelang kepada pemerintah pusat. Mereka sudah bersedia mengeluarkan anggaran begitu besar untuk membangun Pasar Legi pasca terbakar 2017 silam. Tentu, dengan persyaratan ketat dari Kementerian PUPR, rekanan yang memenangkan lelang profesional. Yakni, mengerjakan megaproyek itu secara cepat dan tepat. ‘’Sehingga pedagang bisa segera kembali,’’ katanya. (naz/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Setelah lama dinanti, janji rebuild Pasar Legi akhirnya ditepati. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PUPR resmi mengunggahnya Rabu (9/10). ‘’Mudah-mudahan lancar,’’ harap Kepala Disperdakum Addin Andhanawarih Kamis (10/10).

Megaproyek pembangunan Pasar Legi menyedot anggaran Rp 165 miliar. Saat ini, tahapan lelang memasuki pengumuman pascakualifikasi, mulai 9-17 Oktober. Upload dokumen penawaran dibatasi sepuluh hari. Mulai 15-25 Oktober mendatang. Berbagai tahapan mulai klir awal November nanti. Ketika memasuki masa penetapan dan pengumuman pemenang pada 5 November. Setelah melewati masa sanggah mulai 6-13 Oktober, berlanjut pada penunjukan pengadaan barang dan jasa serta penandatanganan kontrak pada 20 November nanti. ‘’Semoga tidak menemui kendala, supaya bisa dimulai tahun ini,’’ ucap Addin.

Sebelumnya, lelang manajemen konstruksi (MK) megaproyek tersebut sudah tuntas. Addin mengaku tak tahu-menahu mengenai siapa konsultan pemenangnya. Yang jelas, untuk kedua paket pekerjaan yang dilelang, Kementerian PUPR mengalokasikan dana tak kurang dari Rp 168,5 miliar. Rp 165 miliar untuk fisik, Rp 3,5 miliar untuk pagu MK. ‘’Semua sudah di-handle kementerian,’’ terangnya.

Baca Juga :  Klegen Bernuansa Alam, Taman Dikonsep Majapahit

Radar Ponorogo kemarin juga menerima konsep desain baru Pasar Legi. Bangunan pasar berbentuk gedung empat lantai dengan sentuhan ornamen dadak merak di bagian fasad. Sementara di sisi utara, terdapat areal parkir serta masjid dengan kubah yang cukup besar. Addin menyebut, desain Pasar Legi nantinya akan menerapkan prinsip-prinsip green building alias bangunan hijau. ‘’Sekarang aturan dari Kementerian PUPR, bangunan gedung harus menerapkan konsep seperti itu. Ada peraturan menterinya,’’ sebut Addin.

Addin meminta masyarakat untuk bersabar dan memercayakan proses lelang kepada pemerintah pusat. Mereka sudah bersedia mengeluarkan anggaran begitu besar untuk membangun Pasar Legi pasca terbakar 2017 silam. Tentu, dengan persyaratan ketat dari Kementerian PUPR, rekanan yang memenangkan lelang profesional. Yakni, mengerjakan megaproyek itu secara cepat dan tepat. ‘’Sehingga pedagang bisa segera kembali,’’ katanya. (naz/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/