alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Enam Bocah di Ponorogo Diamankan Polisi, Curi Diesel untuk Ngopi dan Beli Rokok

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Enam bocah cilik (bocil) asal Ngasinan, Sambit, bikin ulah. Mereka nekat mencuri diesel di sawah untuk dipreteli onderdilnya, lalu dijual ke pedagang rongsokan di Sawoo dan Sambit. ‘’TKP-nya di empat lokasi berbeda,’’ kata Kapolsek Sambit AKP Sutriatno.

Para petani yang resah dengan ulah para bocil itu bergegas melapor ke polisi. Keenamnya berhasil diamankan di salah satu rumah pelaku. Mereka beraksi saat malam. Onderdil dicopot lalu sebagian barangnya dibuang ke bantaran sungai.

Aksi culas itu diotaki pelajar SMP yang hobi modifikasi motor. Dibantu pelaku lain yang berstatus pelajar SMK. ‘’Mereka menjalankan aksinya akhir Mei hingga awal bulan ini. Dijual Rp 4.000 per kilogram. Duitnya buat ngopi dan beli rokok,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Tak Lagi Kumuh, Tembok Stadion Batoro Katong Dihias Mural

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono menambahkan, dari aksi kenakalan remaja itu diamankan sejumlah barang bukti. Berupa lima unit pompa diesel, dua set kunci, dan satu set besi dudukan diesel.

Kemudian, satu cover mesin diesel, tujuh pulley altenator, satu silinder, tiga balancer gear dan handphone, serta dua unit sepeda motor. ‘’Kami berkoordinasi dengan bapas dan dinsos untuk dilaksanakan diversi karena seluruh pelaku masih di bawah umur,’’ tuturnya. (kid/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Enam bocah cilik (bocil) asal Ngasinan, Sambit, bikin ulah. Mereka nekat mencuri diesel di sawah untuk dipreteli onderdilnya, lalu dijual ke pedagang rongsokan di Sawoo dan Sambit. ‘’TKP-nya di empat lokasi berbeda,’’ kata Kapolsek Sambit AKP Sutriatno.

Para petani yang resah dengan ulah para bocil itu bergegas melapor ke polisi. Keenamnya berhasil diamankan di salah satu rumah pelaku. Mereka beraksi saat malam. Onderdil dicopot lalu sebagian barangnya dibuang ke bantaran sungai.

Aksi culas itu diotaki pelajar SMP yang hobi modifikasi motor. Dibantu pelaku lain yang berstatus pelajar SMK. ‘’Mereka menjalankan aksinya akhir Mei hingga awal bulan ini. Dijual Rp 4.000 per kilogram. Duitnya buat ngopi dan beli rokok,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Ipong Berharap Angka Kemiskinan di Bawah 9 Persen

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono menambahkan, dari aksi kenakalan remaja itu diamankan sejumlah barang bukti. Berupa lima unit pompa diesel, dua set kunci, dan satu set besi dudukan diesel.

Kemudian, satu cover mesin diesel, tujuh pulley altenator, satu silinder, tiga balancer gear dan handphone, serta dua unit sepeda motor. ‘’Kami berkoordinasi dengan bapas dan dinsos untuk dilaksanakan diversi karena seluruh pelaku masih di bawah umur,’’ tuturnya. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/