alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Kapolres Ponorogo Buru Calo PPPK

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Polisi bergerak cepat memburu jaringan calo pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Menyusul menguatnya dugaan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dan oknum dewan dalam lingkaran setan penipuan calon pegawai tersebut. Langkah tegas ini mendukung Pemkab Ponorogo dalam mewujudkan good governance and clean government.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan, pihaknya telah memberikan mandat kepada satreskrim untuk menindaklanjuti informasi seputar penipuan tersebut. Saat ini, penyidik mulai bekerja guna membongkar jaringan praktik culas itu. ‘’Ini sedang lidik (penyelidikan), mulai bergerak,’’ katanya.

Informasi yang dihimpun koran ini, penyidik telah turun gunung ke salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemkab. ‘’Ada informasi, kami tindak lanjuti,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Ponorogo: Jangan Termakan Konten Demi Kejar Viral

Sejauh ini polisi memang belum menerima laporan dari para korban. Publik berharap korban bersuara lantang guna membantu kepolisian dalam membongkar praktik haram tersebut. ‘’Sejauh ini belum ada laporan,’’ ungkapnya.

Catur juga mengapresiasi ketegasan Ketua DPRD Ponorogo Sunarto yang telah menyuarakan dugaan adanya keterlibatan dari oknum dewan. Apresiasi sama turut diberikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono yang bergerak cepat menelisik dugaan keterlibatan oknum ASN.

Bahkan, sejak awal kabar ini mencuat, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dengan tegas menyatakan bahwa pemkab bakal menggandeng aparat kepolisian. ‘’Apresiasi kami bagus, ini mulai terbuka,’’ tutur Kapolres. (kid/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Polisi bergerak cepat memburu jaringan calo pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Menyusul menguatnya dugaan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dan oknum dewan dalam lingkaran setan penipuan calon pegawai tersebut. Langkah tegas ini mendukung Pemkab Ponorogo dalam mewujudkan good governance and clean government.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan, pihaknya telah memberikan mandat kepada satreskrim untuk menindaklanjuti informasi seputar penipuan tersebut. Saat ini, penyidik mulai bekerja guna membongkar jaringan praktik culas itu. ‘’Ini sedang lidik (penyelidikan), mulai bergerak,’’ katanya.

Informasi yang dihimpun koran ini, penyidik telah turun gunung ke salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemkab. ‘’Ada informasi, kami tindak lanjuti,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pemasukan Retribusi Ditahan Kementerian

Sejauh ini polisi memang belum menerima laporan dari para korban. Publik berharap korban bersuara lantang guna membantu kepolisian dalam membongkar praktik haram tersebut. ‘’Sejauh ini belum ada laporan,’’ ungkapnya.

Catur juga mengapresiasi ketegasan Ketua DPRD Ponorogo Sunarto yang telah menyuarakan dugaan adanya keterlibatan dari oknum dewan. Apresiasi sama turut diberikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono yang bergerak cepat menelisik dugaan keterlibatan oknum ASN.

Bahkan, sejak awal kabar ini mencuat, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dengan tegas menyatakan bahwa pemkab bakal menggandeng aparat kepolisian. ‘’Apresiasi kami bagus, ini mulai terbuka,’’ tutur Kapolres. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/