alexametrics
29.9 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Kecamatan Sukorejo Pertama Terapkan TTE

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Transformasi birokrasi terus digalakkan di Ponorogo. Kecamatan Sukorejo jadi yang pertama di Bumi Reyog yang menerapkan tanda tangan elektronik (TTE). ‘’Sistem elektronik seperti ini dapat semakin mempercepat birokrasi. Sehingga, kualitas pelayanan publik semakin meningkat,’’ kata Wakil Bupati (Wabup) Ponorogo Soedjarno, Sabtu (11/7).

Penggunaan TTE mempercepat birokrasi pelayanan publik. Tanda tangan konvensional harus manual dibubuhi langsung pemangku kebijakan. Di Sukorejo, masyarakat yang mengurus dokumen dapat langsung mendapat TTE dari camat jika persyaratan terpenuhi secara otomatis. Begitu pula dalam surat-menyurat.

TTE yang diterapkan di Sukorejo telah tersertifikasi Balai Sertifikasi Elektronik (BSE). ‘’Kami sangat mengapresiasi langkah Sukorejo yang sudah lebih dulu menerapkan pelayanan berbasis elektronik seperti ini,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Jumlah Desa Terdampak Kekeringan di Ponorogo Terus Bertambah

Dia berharap dapat segera ditiru organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan lain di Ponorogo. Sebab, kemajuan zaman menuntut pemerintah mereformasi birokrasi. Agar lebih cepat, efektif, dan efisien. ‘’Semua pelayanan nanti arahnya ke sana. Sampai di tingkat desa,’’ ujar wabup.

Camat Sukorejo Etik Mudarifah mengatakan, penerapan TTE membuat birokrasi dan urusan surat-menyurat jadi lebih cepat. Segala dokumen yang butuh tanda tangan camat cukup dibubuhi TTE. ‘’Cukup melalui gawai, persetujuan bisa diberikan. Pencetakan juga lebih cepat karena cukup melalui barcode,’’ jelas Etik. (naz/c1/sat/adv)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Transformasi birokrasi terus digalakkan di Ponorogo. Kecamatan Sukorejo jadi yang pertama di Bumi Reyog yang menerapkan tanda tangan elektronik (TTE). ‘’Sistem elektronik seperti ini dapat semakin mempercepat birokrasi. Sehingga, kualitas pelayanan publik semakin meningkat,’’ kata Wakil Bupati (Wabup) Ponorogo Soedjarno, Sabtu (11/7).

Penggunaan TTE mempercepat birokrasi pelayanan publik. Tanda tangan konvensional harus manual dibubuhi langsung pemangku kebijakan. Di Sukorejo, masyarakat yang mengurus dokumen dapat langsung mendapat TTE dari camat jika persyaratan terpenuhi secara otomatis. Begitu pula dalam surat-menyurat.

TTE yang diterapkan di Sukorejo telah tersertifikasi Balai Sertifikasi Elektronik (BSE). ‘’Kami sangat mengapresiasi langkah Sukorejo yang sudah lebih dulu menerapkan pelayanan berbasis elektronik seperti ini,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Pasien Positif Tambah Satu, Anak dari Pasutri Klaster Sukolilo 

Dia berharap dapat segera ditiru organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan lain di Ponorogo. Sebab, kemajuan zaman menuntut pemerintah mereformasi birokrasi. Agar lebih cepat, efektif, dan efisien. ‘’Semua pelayanan nanti arahnya ke sana. Sampai di tingkat desa,’’ ujar wabup.

Camat Sukorejo Etik Mudarifah mengatakan, penerapan TTE membuat birokrasi dan urusan surat-menyurat jadi lebih cepat. Segala dokumen yang butuh tanda tangan camat cukup dibubuhi TTE. ‘’Cukup melalui gawai, persetujuan bisa diberikan. Pencetakan juga lebih cepat karena cukup melalui barcode,’’ jelas Etik. (naz/c1/sat/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/