alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

BPJamsostek Ponorogo Santuni JKM-JKK Rp 847 Juta ke 7 Ahli Waris 

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) membuktikan eksistensinya sebagai lembaga perlindungan sosial bagi pekerja. Ini terlihat saat BPJamsostek Cabang Ponorogo menyantuni ahli waris dari non ASN yang meninggal.

‘’Malam ini di puncak acara HUT Ke-526 Ponorogo, kami menyerahkan santunan ke ahli waris peserta,’’ jelas Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo Heru Siswanto, Kamis (11/8) malam.

Pihak BPJamsostek menyerahkan Rp 847 juta untuk dua ahli waris tenaga kesehatan (nakes), empat pengurus RT, dan satu perangkat desa. Meliputi Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan beasiswa anak. ‘’Ini bisa membantu ahli waris dan beasiswanya bisa dimanfaatkan untuk sekolah anak hingga jenjang tinggi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Mabuk-Mabukan, Pemotor Tewas Hantam Bundaran

Rasa terima kasih ditunjukan istri Theo Fariska Triana Yoga, Nuraini Tri Wijayanti yang juga salah satu penerima santunan. Menurutnya, santunan ini membantu dirinya dan anaknya untuk melanjutkan hidup.

‘’Suami meninggal kena serangan jantung saat kerja. Dengan beasiswa ini bisa menyekolahkan anak hingga jenjang tertinggi,’’ katanya.

Sementara, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengapresiasi upaya BPJamsostek dalam menjamin dan menjaga warganya, baik tingkat RT sampai non ASN. Hal ini menjadi jaminan sosial bagi setiap pekerja di bawah Pemkab Ponorogo.

“Sebanyak 19.603 peserta dari ketua RT, sekertaris, bendahara, serta ketua BPD dan anggota se-Kabupaten Ponorogo yang telah terlindungi. Ini bukti kepedulian pemerintah untuk masyarakat Ponorogo,’’ singkatnya. (fac/aan/adv)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) membuktikan eksistensinya sebagai lembaga perlindungan sosial bagi pekerja. Ini terlihat saat BPJamsostek Cabang Ponorogo menyantuni ahli waris dari non ASN yang meninggal.

‘’Malam ini di puncak acara HUT Ke-526 Ponorogo, kami menyerahkan santunan ke ahli waris peserta,’’ jelas Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo Heru Siswanto, Kamis (11/8) malam.

Pihak BPJamsostek menyerahkan Rp 847 juta untuk dua ahli waris tenaga kesehatan (nakes), empat pengurus RT, dan satu perangkat desa. Meliputi Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan beasiswa anak. ‘’Ini bisa membantu ahli waris dan beasiswanya bisa dimanfaatkan untuk sekolah anak hingga jenjang tinggi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Tahun Ini Ponorogo Dijatah Dana Cukai Rp 23 Miliar

Rasa terima kasih ditunjukan istri Theo Fariska Triana Yoga, Nuraini Tri Wijayanti yang juga salah satu penerima santunan. Menurutnya, santunan ini membantu dirinya dan anaknya untuk melanjutkan hidup.

‘’Suami meninggal kena serangan jantung saat kerja. Dengan beasiswa ini bisa menyekolahkan anak hingga jenjang tertinggi,’’ katanya.

Sementara, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengapresiasi upaya BPJamsostek dalam menjamin dan menjaga warganya, baik tingkat RT sampai non ASN. Hal ini menjadi jaminan sosial bagi setiap pekerja di bawah Pemkab Ponorogo.

“Sebanyak 19.603 peserta dari ketua RT, sekertaris, bendahara, serta ketua BPD dan anggota se-Kabupaten Ponorogo yang telah terlindungi. Ini bukti kepedulian pemerintah untuk masyarakat Ponorogo,’’ singkatnya. (fac/aan/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/