alexametrics
23.9 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Hapus Seratus Pedagang Selundupan

PONOROGO – Lahan relokasi banyak disusupi pedagang tambahan. Paguyuban pedagang eks stasiun telah mencoret sekurangnya seratusan nama dari daftar pedagang yang akan menempati areal selatan los 4 pasar relokasi. Pasalnya, mereka bukan pedagang yang dulunya berniaga di kawasan aset PT KAI tersebut. ‘’Sebagian dicoret karena data ganda, lainnya karena memang murni pedagang baru,’’ kata Suwardi, korlap Paguyuban Pedagang Eks Stasiun.

Kemarin (14/2) areal selatan los 4 mulai dipadati pedagang. Sebagian masih melihat-lihat. Sebagian lainnya sudah mulai menata bedak kecil jatah ukuran tiga meteran. Seluruh areal selatan los 4 dari barat ke timur rampung dibagi oleh paguyuban. Totalnya 245 bedak. Ratusan bedak itu hanya diperuntukkan bagi para pedagang eks stasiun yang telah mendaftar relokasi. ‘’Karena pendaftaran relokasi ini gratis, banyak pedagang baru yang asal mendaftar. Walaupun mereka sama sekali bukan orang eks stasiun,’’ ujarnya.

Sejak penertiban Januari lalu, pemkab membuka pendaftaran bagi pedagang eks stasiun di pasar relokasi. Setelah paguyuban membagi bedak dan merekap data pedagang, barulah terungkap banyak pedagang selundupan. Tak berjualan di eks stasiun, namun ingin mendapat tempat di pasar relokasi. Fakta itu terungkap setelah paguyuban melakukan pembagian bedak. ‘’Kami tentu tahu mana yang berjualan di eks stasiun dan mana yang tidak,’’ ungkap Suwardi.

Baca Juga :  Banjir Rendam 220 Hektare Sawah di Ponorogo, Petani Terancam Gagal Panen

Seratus nama pun dicoret dari daftar pedagang yang akan menempati areal selatan los 4. Mereka, tegas Suwardi, tak pernah berjualan di eks stasiun. Para anggota paguyuban setempat memastikan hal itu. Padahal, space yang akan ditempati para pedagang sudah cukup sempit. ‘’Untuk pedagang lama saja (eks stasiun, Red) dapat tempatnya juga tidak begitu luas. Kami harus utamakan pedagang lama,’’ tuturnya.

Terkait relokasi dari eks stasiun, Suwardi menyebut para pedagang masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pemkab. Beberapa hari terakhir, pedagang sudah mulai melihat-lihat calon ruang niaga baru mereka di selatan los 4 pasar relokasi. Sebagiannya mulai menata bedak masing-masing. ‘’Belum ada informasi lagi dari pemerintah. Prinsipnya untuk tempat sudah dibagi semua,’’ pungkasnya. (naz/c1/fin)

PONOROGO – Lahan relokasi banyak disusupi pedagang tambahan. Paguyuban pedagang eks stasiun telah mencoret sekurangnya seratusan nama dari daftar pedagang yang akan menempati areal selatan los 4 pasar relokasi. Pasalnya, mereka bukan pedagang yang dulunya berniaga di kawasan aset PT KAI tersebut. ‘’Sebagian dicoret karena data ganda, lainnya karena memang murni pedagang baru,’’ kata Suwardi, korlap Paguyuban Pedagang Eks Stasiun.

Kemarin (14/2) areal selatan los 4 mulai dipadati pedagang. Sebagian masih melihat-lihat. Sebagian lainnya sudah mulai menata bedak kecil jatah ukuran tiga meteran. Seluruh areal selatan los 4 dari barat ke timur rampung dibagi oleh paguyuban. Totalnya 245 bedak. Ratusan bedak itu hanya diperuntukkan bagi para pedagang eks stasiun yang telah mendaftar relokasi. ‘’Karena pendaftaran relokasi ini gratis, banyak pedagang baru yang asal mendaftar. Walaupun mereka sama sekali bukan orang eks stasiun,’’ ujarnya.

Sejak penertiban Januari lalu, pemkab membuka pendaftaran bagi pedagang eks stasiun di pasar relokasi. Setelah paguyuban membagi bedak dan merekap data pedagang, barulah terungkap banyak pedagang selundupan. Tak berjualan di eks stasiun, namun ingin mendapat tempat di pasar relokasi. Fakta itu terungkap setelah paguyuban melakukan pembagian bedak. ‘’Kami tentu tahu mana yang berjualan di eks stasiun dan mana yang tidak,’’ ungkap Suwardi.

Baca Juga :  Partai Hidup Mati Persepon Kontra Persinga

Seratus nama pun dicoret dari daftar pedagang yang akan menempati areal selatan los 4. Mereka, tegas Suwardi, tak pernah berjualan di eks stasiun. Para anggota paguyuban setempat memastikan hal itu. Padahal, space yang akan ditempati para pedagang sudah cukup sempit. ‘’Untuk pedagang lama saja (eks stasiun, Red) dapat tempatnya juga tidak begitu luas. Kami harus utamakan pedagang lama,’’ tuturnya.

Terkait relokasi dari eks stasiun, Suwardi menyebut para pedagang masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pemkab. Beberapa hari terakhir, pedagang sudah mulai melihat-lihat calon ruang niaga baru mereka di selatan los 4 pasar relokasi. Sebagiannya mulai menata bedak masing-masing. ‘’Belum ada informasi lagi dari pemerintah. Prinsipnya untuk tempat sudah dibagi semua,’’ pungkasnya. (naz/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/