alexametrics
29.8 C
Madiun
Tuesday, July 5, 2022

Animo Tinggi Nobar KKN di Desa Penari

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun KKN di Desa Penari sukses menggaet perhatian ribuan warga Ponorogo. Cinepolis, satu-satunya bioskop di Ponorogo, dibanjiri penonton saban harinya. Pamornya mengalahkan film Doctor Strange in the Multiverse of Madness.

Asisten Cinema Manager Ponorogo Edi Siswanto mengatakan, sejak film horor itu ditayangkan di Ponorogo City Center (PCC) animo penonton selalu tinggi. Setiap harinya tiket terjual habis. Memaksa kaki pengunjung yang ingin membeli tiket on the spot untuk balik kanan. Lantaran tiket lebih dulu terjual online. ‘’Penjualan online meningkat 50 persen,’’ katanya, Minggu (15/5).

Merespons tingginya animo penonton, Cinepolis Ponorogo sampai membuka dua studio dengan kapasitas 339 kursi. Dengan jadwal penayangan 10 sesi setiap harinya mulai pagi hingga malam. Jika seluruh kursi itu penuh di setiap sesi, maka film horor tersebut ditonton 3.390 orang setiap harinya. ‘’Animo tinggi karena barengan momen libur Lebaran dan tidak ada pembatasan dari pemerintah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Setiap Hari Ada Ternak Baru Tertular PMK, Krisik Ponorogo Lockdown Lokal

Rencana awal, Cinepolis Ponorogo bakal menayangkan film horor itu hingga Selasa (17/5) depan. Jika animo penonton masih tetap tinggi, jadwalnya bisa diperpanjang hingga awal Juni. ‘’Masih ada kesempatan bagi masyarakat yang sampai sekarang belum kebagian tiket,’’ tutur Edi.

Tak hanya waktu penayangan yang diperpanjang. Cinepolis Ponorogo yang biasanya digawangi lima karyawan itu kini ditambah menjadi 11 karyawan. Guna memaksimalkan pelayanan bagi penonton yang antreannya kerap mengular hingga keluar bioskop. ‘’Itu pun masih kurang. Sampai sekarang kami masih mencari tambahan kandidat calon karyawan,’’ ungkapnya.

Berkah film horor itu pun membuat pundi pendapatan Cinepolis Ponorogo meningkat hingga tiga kali lipat. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi bioskop yang selama dua tahun belakangan ’’puasa penonton’’ akibat pandemi Covid-19. ‘’Semoga situasinya terus membaik dan masyarakat semakin leluasa menonton film di bioskop,’’ harapnya. (fac/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun KKN di Desa Penari sukses menggaet perhatian ribuan warga Ponorogo. Cinepolis, satu-satunya bioskop di Ponorogo, dibanjiri penonton saban harinya. Pamornya mengalahkan film Doctor Strange in the Multiverse of Madness.

Asisten Cinema Manager Ponorogo Edi Siswanto mengatakan, sejak film horor itu ditayangkan di Ponorogo City Center (PCC) animo penonton selalu tinggi. Setiap harinya tiket terjual habis. Memaksa kaki pengunjung yang ingin membeli tiket on the spot untuk balik kanan. Lantaran tiket lebih dulu terjual online. ‘’Penjualan online meningkat 50 persen,’’ katanya, Minggu (15/5).

Merespons tingginya animo penonton, Cinepolis Ponorogo sampai membuka dua studio dengan kapasitas 339 kursi. Dengan jadwal penayangan 10 sesi setiap harinya mulai pagi hingga malam. Jika seluruh kursi itu penuh di setiap sesi, maka film horor tersebut ditonton 3.390 orang setiap harinya. ‘’Animo tinggi karena barengan momen libur Lebaran dan tidak ada pembatasan dari pemerintah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  TNI dan Polri Berondong 16.890 Dosis Vaksin

Rencana awal, Cinepolis Ponorogo bakal menayangkan film horor itu hingga Selasa (17/5) depan. Jika animo penonton masih tetap tinggi, jadwalnya bisa diperpanjang hingga awal Juni. ‘’Masih ada kesempatan bagi masyarakat yang sampai sekarang belum kebagian tiket,’’ tutur Edi.

Tak hanya waktu penayangan yang diperpanjang. Cinepolis Ponorogo yang biasanya digawangi lima karyawan itu kini ditambah menjadi 11 karyawan. Guna memaksimalkan pelayanan bagi penonton yang antreannya kerap mengular hingga keluar bioskop. ‘’Itu pun masih kurang. Sampai sekarang kami masih mencari tambahan kandidat calon karyawan,’’ ungkapnya.

Berkah film horor itu pun membuat pundi pendapatan Cinepolis Ponorogo meningkat hingga tiga kali lipat. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi bioskop yang selama dua tahun belakangan ’’puasa penonton’’ akibat pandemi Covid-19. ‘’Semoga situasinya terus membaik dan masyarakat semakin leluasa menonton film di bioskop,’’ harapnya. (fac/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/