alexametrics
23 C
Madiun
Thursday, July 7, 2022

Jual Pil Koplo, Dua Remaja di Ponorogo Diamankan Polisi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Polisi membekuk dua pengedar pil koplo. Masing-masing HS, 22, dan MH, 19, disangkakan sebagai penjual dan pembeli pil dobel L. ‘’Keduanya ditangkap di tempat dan waktu berbeda,’’ kata Kasatreskoba Polres Ponorogo AKP Didik Suprianto.

Polisi berhasil menyergap HS yang merupakan pembeli pada 29 April. Dia dibekuk di sebuah warung Jalan H.O.S. Cokroaminoto. Dari tangannya, polisi mengamankan 104 butir pil dobel L dan uang tunai Rp 350 ribu. Tersangka pertama ini mengaku mendapatkan obat terlarang itu melalui online. ‘’Membeli melalui WA (WhatsApp). Dengan sistem ranjau, pesanan diantar di suatu tempat secara terpisah,’’ jelas Didik kemarin (14/5).

Baca Juga :  Babat Habis Pohon Ayoman Jalan Urip Sumoharjo Ponorogo Pekan Depan Selesai

Dari tersangka pertama ini pula, polisi berhasil melacak keberadaan MH, penjual sekaligus pengedar yang berhasil dibekuk di Desa/Kecamatan Pulung. Dari tangan MH, polisi mengamankan 69 butir pil dobel L. Tersangka kedua ini merupakan residivis dengan kasus yang sama. ‘’Sepuluh ribu (ceban, Red) dapat tiga butir,’’ ujarnya.

Keduanya terancam kurungan penjara paling lama 15 tahun. Serta pidana denda paling banyak Rp 15 miliar. Mereka disangkakan pasal 196 UU 36/2009 tentang Kesehatan. (kid/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Polisi membekuk dua pengedar pil koplo. Masing-masing HS, 22, dan MH, 19, disangkakan sebagai penjual dan pembeli pil dobel L. ‘’Keduanya ditangkap di tempat dan waktu berbeda,’’ kata Kasatreskoba Polres Ponorogo AKP Didik Suprianto.

Polisi berhasil menyergap HS yang merupakan pembeli pada 29 April. Dia dibekuk di sebuah warung Jalan H.O.S. Cokroaminoto. Dari tangannya, polisi mengamankan 104 butir pil dobel L dan uang tunai Rp 350 ribu. Tersangka pertama ini mengaku mendapatkan obat terlarang itu melalui online. ‘’Membeli melalui WA (WhatsApp). Dengan sistem ranjau, pesanan diantar di suatu tempat secara terpisah,’’ jelas Didik kemarin (14/5).

Baca Juga :  Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19, Belasan Warga Dites PCR, Puskesmas Babadan Di-Lockdown

Dari tersangka pertama ini pula, polisi berhasil melacak keberadaan MH, penjual sekaligus pengedar yang berhasil dibekuk di Desa/Kecamatan Pulung. Dari tangan MH, polisi mengamankan 69 butir pil dobel L. Tersangka kedua ini merupakan residivis dengan kasus yang sama. ‘’Sepuluh ribu (ceban, Red) dapat tiga butir,’’ ujarnya.

Keduanya terancam kurungan penjara paling lama 15 tahun. Serta pidana denda paling banyak Rp 15 miliar. Mereka disangkakan pasal 196 UU 36/2009 tentang Kesehatan. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/