alexametrics
23.8 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Waspada Hepatitis Misterius, RSUD dr Harjono Ponorogo Siagakan Tiga Dokter Anak

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – RSUD dr Harjono pasang kuda-kuda kokoh membendung serangan hepatitis akut misterius. Rumah sakit pelat merah di Ponorogo itu menyiagakan Ruang Delima jika sewaktu-waktu ada pasien yang terindikasi bergejala penyakit yang mulai menyerang sejumlah daerah tersebut.

Humas RSUD dr Harjono S. Joko Handoko mengungkapkan, pihak manajemen telah melakukan beberapa persiapan. Mulai sumber daya manusia (SDM) hingga sarana-prasarana. Tiga dokter spesialis anak di-standby-kan. Ruang Delima khusus untuk perawatan anak berkapasitas 39 tempat tidur (TT). ‘’Sampai detik ini, kasus yang dikhawatirkan itu (hepatitis akut misterius, Red) belum ada laporan dan mudah-mudahan tidak sampai ke Ponorogo,’’ harapnya, Minggu (15/5).

Joko mengklaim rumah sakitnya telah siap siaga melakukan penanganan optimal tatkala hal terburuk terjadi. Jika ada pasien terindikasi atau suspek, segera dilakukan uji laboratorium. Guna memastikan jenis hepatitis yang menjangkit. Penyakit jenis ini biasanya tidak terdeteksi jenis hepatitis A, B, C, D, maupun E. ‘’Kami juga akan intens melaporkan ke dinkes,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Penyebar Video Syur Siswi SMK Ditangkap, Tak Disangka Ini Pelakunya

RSUD tak perlu menyiapkan ruang isolasi. Sebab, penyakit yang diwaspadai ini tidak berisiko tinggi menular ke pasien anak lainnya. ‘’Selama tidak kontak erat melalui alat makan, tidak berisiko tinggi,’’ urainya.

Umumnya hepatitis akut misterius menyerang anak-anak. Adapun gejala klinisnya dapat dikenali dari demam, mual, muntah, nyeri ulu hati, dan tubuh tampak kekuningan (penyakit kuning). ‘’Penanganannya seperti kasus hepatitis pada umumnya,’’ jelasnya.

Joko menambahkan, tren pasien anak lumayan meningkat sejak April. Rawat inap mencapai 29 anak dan rawat jalan 18 anak. Sementara periode 1-10 Mei hanya 8 pasien anak yang menjalani rawat inap dan nihil rawat jalan. ‘’Mayoritas sakit diare akibat salah pola makan. Tidak mengarah ke hepatitis,’’ tuturnya. (kid/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – RSUD dr Harjono pasang kuda-kuda kokoh membendung serangan hepatitis akut misterius. Rumah sakit pelat merah di Ponorogo itu menyiagakan Ruang Delima jika sewaktu-waktu ada pasien yang terindikasi bergejala penyakit yang mulai menyerang sejumlah daerah tersebut.

Humas RSUD dr Harjono S. Joko Handoko mengungkapkan, pihak manajemen telah melakukan beberapa persiapan. Mulai sumber daya manusia (SDM) hingga sarana-prasarana. Tiga dokter spesialis anak di-standby-kan. Ruang Delima khusus untuk perawatan anak berkapasitas 39 tempat tidur (TT). ‘’Sampai detik ini, kasus yang dikhawatirkan itu (hepatitis akut misterius, Red) belum ada laporan dan mudah-mudahan tidak sampai ke Ponorogo,’’ harapnya, Minggu (15/5).

Joko mengklaim rumah sakitnya telah siap siaga melakukan penanganan optimal tatkala hal terburuk terjadi. Jika ada pasien terindikasi atau suspek, segera dilakukan uji laboratorium. Guna memastikan jenis hepatitis yang menjangkit. Penyakit jenis ini biasanya tidak terdeteksi jenis hepatitis A, B, C, D, maupun E. ‘’Kami juga akan intens melaporkan ke dinkes,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Lelang Selesai, Rebuild Pasar Legi Ditarget Mulai Bulan Depan

RSUD tak perlu menyiapkan ruang isolasi. Sebab, penyakit yang diwaspadai ini tidak berisiko tinggi menular ke pasien anak lainnya. ‘’Selama tidak kontak erat melalui alat makan, tidak berisiko tinggi,’’ urainya.

Umumnya hepatitis akut misterius menyerang anak-anak. Adapun gejala klinisnya dapat dikenali dari demam, mual, muntah, nyeri ulu hati, dan tubuh tampak kekuningan (penyakit kuning). ‘’Penanganannya seperti kasus hepatitis pada umumnya,’’ jelasnya.

Joko menambahkan, tren pasien anak lumayan meningkat sejak April. Rawat inap mencapai 29 anak dan rawat jalan 18 anak. Sementara periode 1-10 Mei hanya 8 pasien anak yang menjalani rawat inap dan nihil rawat jalan. ‘’Mayoritas sakit diare akibat salah pola makan. Tidak mengarah ke hepatitis,’’ tuturnya. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/