alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Pemkab Ponorogo Lirik Eks Selter Korona Jadi Museum Benda Purbakala Sementara

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Wacana pemindahan benda purbakala ke museum sementara masih alot. Opsi pertama memanfaatkan SMPN 3 Ponorogo di Jalan H.O.S. Cokroaminoto belum terlaksana. Sebab, gedung yang ada di sana masih digunakan untuk pembelajaran. Kini, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo masih mencari opsi penggantinya.

Terbaru, eks selter Covid-19 di Jalan Trunojoyo yang diproyeksikan. Tempat itu dinilai layak untuk menyimpan benda bersejarah. Sembari menunggu rencana pembangunan museum terealisasi. ”Kami menunggu petunjuk, surat sudah dikirim ke bupati,’’ kata Kepala Disbudparpora Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi, Senin (15/8).

Judha memastikan tempat yang juga bekasnya gedung perpustakaan daerah dan gedung KB itu sangat layak. Meski kawasan tersebut rawan banjir. Saat banjir besar 2019 silam, aliran Sungai Sekayu meluap hingga menggenangi gedung. ‘’Nanti benda purbakala bisa ditaruh di ketinggian tertentu. Mudah-mudahan tidak banjir lagi,’’ harapnya.

Baca Juga :  Geger! Temuan Mayat Mr X Mengambang di Sungai

Judha menyatakan, pemindahan barang bersejarah itu dinilai mendesak. Mengingat gedung di area kantor Kelurahan Kertosari yang digunakan saat ini segera direhabilitasi. Prosesi pemindahannya juga tak boleh sembarangan. Harus dilakukan dengan inventarisasi ketat agar terjaga keasliannya. Disbudparpora turut melibatkan komunitas di bidangnya. ‘’Kami punya TACB (Tim Ahli Cagar Budaya) untuk proses pemindahannya kelak,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Wacana pemindahan benda purbakala ke museum sementara masih alot. Opsi pertama memanfaatkan SMPN 3 Ponorogo di Jalan H.O.S. Cokroaminoto belum terlaksana. Sebab, gedung yang ada di sana masih digunakan untuk pembelajaran. Kini, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo masih mencari opsi penggantinya.

Terbaru, eks selter Covid-19 di Jalan Trunojoyo yang diproyeksikan. Tempat itu dinilai layak untuk menyimpan benda bersejarah. Sembari menunggu rencana pembangunan museum terealisasi. ”Kami menunggu petunjuk, surat sudah dikirim ke bupati,’’ kata Kepala Disbudparpora Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi, Senin (15/8).

Judha memastikan tempat yang juga bekasnya gedung perpustakaan daerah dan gedung KB itu sangat layak. Meski kawasan tersebut rawan banjir. Saat banjir besar 2019 silam, aliran Sungai Sekayu meluap hingga menggenangi gedung. ‘’Nanti benda purbakala bisa ditaruh di ketinggian tertentu. Mudah-mudahan tidak banjir lagi,’’ harapnya.

Baca Juga :  Kemenkes Diduga Keliru Bayar, Nakes di Ponorogo Terima Insentif Dobel

Judha menyatakan, pemindahan barang bersejarah itu dinilai mendesak. Mengingat gedung di area kantor Kelurahan Kertosari yang digunakan saat ini segera direhabilitasi. Prosesi pemindahannya juga tak boleh sembarangan. Harus dilakukan dengan inventarisasi ketat agar terjaga keasliannya. Disbudparpora turut melibatkan komunitas di bidangnya. ‘’Kami punya TACB (Tim Ahli Cagar Budaya) untuk proses pemindahannya kelak,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/