alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Sekda Sebut Penyelidikan Penipuan PPPK di Pemkab Ponorogo Hampir Tuntas

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Langkah pemkab mengusut tuntas  pusaran calo pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tidak berhenti di tengah jalan. Sampai kini, tim khusus (timsus) terus memburu aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat permainan api dalam sekam. Dalam waktu dekat, berkas laporan naik ke meja bupati.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono mengatakan bahwa penyelidikan itu belum tuntas. Saat ini masih proses pencarian dan pembuktian. ‘’Saya hanya bicara unsur ASN. Tidak lama lagi dilaporkan bupati,’’ ujarnya, Senin (15/8).

Agus Pram, sapaan Sekda, mengaku telah memeriksa sejumlah nama. Kendati dia belum ingin mengungkapkannya ke publik. Dia ingin serangkaian proses itu rampung terlebih dahulu. ‘’Saya nggak bisa sebut, ASN yang diperiksa sudah ada,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Bisnis Menggiurkan Produksi Kue Lebaran

Sekda juga menjamin korban yang berani bersuara bakal mendapat proteksi. Jika berasal dari PPPK yang telah diterima, Agus Pram memastikan tak akan memengaruhi surat keputusan (SK) yang telah menjadi ketetapan formil. ‘’Korban silakan lapor, kami jamin SK aman,’’ katanya.

Menurutnya, PPPK itu merupakan korban dari praktik percaloan. Sejatinya, kelulusan korban telah mendasar serangkaian seleksi. Sehingga, tanpa membayar sebagaimana tawaran calo, sebenarnya korban yang memenuhi kriteria dipastikan lolos seleksi. Hanya, kondisi itu dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Pemkab membuka pintu lebar agar para korban berani bersuara. Keterangan dari korban sangat diperlukan guna menyingkap tabir calo kepegawaian. Sekaligus mengungkap otak jaringan yang berdiri di belakang aksi penipuan yang mencoreng harkat kepegawaian. (kid/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Langkah pemkab mengusut tuntas  pusaran calo pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tidak berhenti di tengah jalan. Sampai kini, tim khusus (timsus) terus memburu aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat permainan api dalam sekam. Dalam waktu dekat, berkas laporan naik ke meja bupati.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono mengatakan bahwa penyelidikan itu belum tuntas. Saat ini masih proses pencarian dan pembuktian. ‘’Saya hanya bicara unsur ASN. Tidak lama lagi dilaporkan bupati,’’ ujarnya, Senin (15/8).

Agus Pram, sapaan Sekda, mengaku telah memeriksa sejumlah nama. Kendati dia belum ingin mengungkapkannya ke publik. Dia ingin serangkaian proses itu rampung terlebih dahulu. ‘’Saya nggak bisa sebut, ASN yang diperiksa sudah ada,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pemakaian Aplikasi PeduliLindungi Diuji Coba ke Penumpang Bus

Sekda juga menjamin korban yang berani bersuara bakal mendapat proteksi. Jika berasal dari PPPK yang telah diterima, Agus Pram memastikan tak akan memengaruhi surat keputusan (SK) yang telah menjadi ketetapan formil. ‘’Korban silakan lapor, kami jamin SK aman,’’ katanya.

Menurutnya, PPPK itu merupakan korban dari praktik percaloan. Sejatinya, kelulusan korban telah mendasar serangkaian seleksi. Sehingga, tanpa membayar sebagaimana tawaran calo, sebenarnya korban yang memenuhi kriteria dipastikan lolos seleksi. Hanya, kondisi itu dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Pemkab membuka pintu lebar agar para korban berani bersuara. Keterangan dari korban sangat diperlukan guna menyingkap tabir calo kepegawaian. Sekaligus mengungkap otak jaringan yang berdiri di belakang aksi penipuan yang mencoreng harkat kepegawaian. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/