alexametrics
31.2 C
Madiun
Tuesday, July 5, 2022

Rapat Paripurna Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) atas kepemimpinannya pada tahun anggaran 2019 kepada DPRD setempat dalam sidang paripurna Rabu (15/4). Selanjutnya DPRD akan membahasnya. ‘’Kami sudah sepakat membentuk beberapa panitia khusus (pansus),’’ kata Ketua DPRD Ponorogo Sunarto.

Rapat paripurna yang digelar sekitar pukul 10.00 itu tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Tahun lalu, berbagai program telah dijalankan pemkab untuk merealisasikan visi dan misi Ipong-Soedjarno sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Pendapatan daerah terealisasi Rp 2,33 triliun. Sementara belanja daerah terealisasi Rp 2,42 triliun. Atau mencapai 97,67 persen. Selain realisasi anggaran, pencapaian pengentasan kemiskinan dan berbagai prestasi lain yang ditorehkan pemkab sepanjang 2019 juga disampaikan kepada DPRD.

Sunarto menyerahkan sepenuhnya kepada anggota legislatif yang ditunjuk dalam pansus untuk mencermati LKPj bupati tahun 2019. ‘’Nanti tentu akan ada catatan maupun rekomendasi resmi dari DPRD. Dari hasil pencermatan yang dilakukan pansus,’’ terangnya.

Baca Juga :  Pasien Covid-19 Buka Suara

Selain penyampaian LKPj, rapat paripurna kemarin juga mengagendakan penyampaian jawaban eksekutif atas tiga raperda yang kini dibahas DPRD. Antara lain, raperda pengelolaan air limbah domestik serta raperda Perusahaan Daerah Sari Gunung dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma.

DPRD juga telah membagi pansus untuk membahas ketiga raperda. Eksekutif mengisyaratkan legislatif mendukung dua perusda ini (PD Sari Gunung dan PDAM) supaya ke depan bisa meningkatkan pendapatannya. ‘’Bagaimana regulasi yang tepat untuk mendukung pencapaian rencana tersebut, akan dibahas secara mendalam juga di tingkat pansus yang telah kami bagi dalam rapat paripurna,’’ ujarnya. (naz/c1/sat/adv)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) atas kepemimpinannya pada tahun anggaran 2019 kepada DPRD setempat dalam sidang paripurna Rabu (15/4). Selanjutnya DPRD akan membahasnya. ‘’Kami sudah sepakat membentuk beberapa panitia khusus (pansus),’’ kata Ketua DPRD Ponorogo Sunarto.

Rapat paripurna yang digelar sekitar pukul 10.00 itu tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Tahun lalu, berbagai program telah dijalankan pemkab untuk merealisasikan visi dan misi Ipong-Soedjarno sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Pendapatan daerah terealisasi Rp 2,33 triliun. Sementara belanja daerah terealisasi Rp 2,42 triliun. Atau mencapai 97,67 persen. Selain realisasi anggaran, pencapaian pengentasan kemiskinan dan berbagai prestasi lain yang ditorehkan pemkab sepanjang 2019 juga disampaikan kepada DPRD.

Sunarto menyerahkan sepenuhnya kepada anggota legislatif yang ditunjuk dalam pansus untuk mencermati LKPj bupati tahun 2019. ‘’Nanti tentu akan ada catatan maupun rekomendasi resmi dari DPRD. Dari hasil pencermatan yang dilakukan pansus,’’ terangnya.

Baca Juga :  Api Melahap Kios Bensin dan Tambal Ban di Jalan Wilis

Selain penyampaian LKPj, rapat paripurna kemarin juga mengagendakan penyampaian jawaban eksekutif atas tiga raperda yang kini dibahas DPRD. Antara lain, raperda pengelolaan air limbah domestik serta raperda Perusahaan Daerah Sari Gunung dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma.

DPRD juga telah membagi pansus untuk membahas ketiga raperda. Eksekutif mengisyaratkan legislatif mendukung dua perusda ini (PD Sari Gunung dan PDAM) supaya ke depan bisa meningkatkan pendapatannya. ‘’Bagaimana regulasi yang tepat untuk mendukung pencapaian rencana tersebut, akan dibahas secara mendalam juga di tingkat pansus yang telah kami bagi dalam rapat paripurna,’’ ujarnya. (naz/c1/sat/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/