alexametrics
26.2 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

PPKM Ponorogo Naik Level, Puluhan Kasus Baru Terkonfirmasi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Serangan virus korona mengganas lagi? Alarm bahaya terulangnya pandemi sayup-sayup mulai terdengar. Tanda-tanda muncul dengan naiknya status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Ponorogo menjadi level 2 per Selasa (15/2) dua hari lalu. Sebagaimana Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 10/2022 yang berlaku selama sepekan hingga 21 Februari mendatang.

Pun, Pemprov Jatim merilis kasus konfirmasi Covid-19 di Ponorogo sejumlah 79. Ada penambahan 16 kasus dalam sehari per 15 Februari. Data resmi lewat unggahan Instagram itu juga mengungkap data 63 pasien sembuh. Tak urung, RSUD dr Harjono, Ponorogo, mulai pasang kuda-kuda mengantisipasi lonjakan pasien.

Humas RSUD dr Harjono Joko Handoko menyebutkan bahwa pihaknya menyiapkan 31 bed di Ruang Asoka yang selama ini menjadi tempat isolasi pasien coronavirus. ‘’Ada enam pasien konfirmasi dan dua suspek yang sekarang ini menjalani perawatan,’’ kata Joko, Kamis (17/2).

Baca Juga :  Ngeluh Pusing, Siswi SMP di Ponorogo Meninggal di Hari Pertama PTM

Delapan pasien itu mulai menjalani opname sejak 11 Februari lalu. Bahkan, dua di antaranya harus menghuni ruang intensive care unit (ICU) lantaran memiliki komorbid (penyakit penyerta). ‘’Terlalu dini bicara Omicron karena perlu pemeriksaan sampel dahak ke laboratorium kesehatan di Surabaya atau Jakarta,’’ jelasnya sembari menyebut bahwa hanya seorang pasien yang selama ini belum mendapat suntikan vaksin antikorona. (kid/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Serangan virus korona mengganas lagi? Alarm bahaya terulangnya pandemi sayup-sayup mulai terdengar. Tanda-tanda muncul dengan naiknya status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Ponorogo menjadi level 2 per Selasa (15/2) dua hari lalu. Sebagaimana Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 10/2022 yang berlaku selama sepekan hingga 21 Februari mendatang.

Pun, Pemprov Jatim merilis kasus konfirmasi Covid-19 di Ponorogo sejumlah 79. Ada penambahan 16 kasus dalam sehari per 15 Februari. Data resmi lewat unggahan Instagram itu juga mengungkap data 63 pasien sembuh. Tak urung, RSUD dr Harjono, Ponorogo, mulai pasang kuda-kuda mengantisipasi lonjakan pasien.

Humas RSUD dr Harjono Joko Handoko menyebutkan bahwa pihaknya menyiapkan 31 bed di Ruang Asoka yang selama ini menjadi tempat isolasi pasien coronavirus. ‘’Ada enam pasien konfirmasi dan dua suspek yang sekarang ini menjalani perawatan,’’ kata Joko, Kamis (17/2).

Baca Juga :  4.500 PKL dan Warung di Ponorogo Dapat ’’Vitamin’’ Rp 1,2 Juta

Delapan pasien itu mulai menjalani opname sejak 11 Februari lalu. Bahkan, dua di antaranya harus menghuni ruang intensive care unit (ICU) lantaran memiliki komorbid (penyakit penyerta). ‘’Terlalu dini bicara Omicron karena perlu pemeriksaan sampel dahak ke laboratorium kesehatan di Surabaya atau Jakarta,’’ jelasnya sembari menyebut bahwa hanya seorang pasien yang selama ini belum mendapat suntikan vaksin antikorona. (kid/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/