alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

PPDB di Ponorogo Bakal Digelar Daring

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Persiapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) mulai dimatangkan. Meski pelaksanaannya diperkirakan Juni-Juli mendatang, Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo mulai ancang-ancang menggodok petunjuk teknis (juknis) pelaksanaannya.

Juknis yang disusun nantinya digunakan sebagai pedoman dalam peraturan bupati (perbup). Pada 25 Januari silam, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek menerbitkan Surat Edaran (SE) 6998/A5/HK.01.04/2022. Salah satu klausul meminta dindik di setiap daerah menyiapkan atau menyesuaikan juknis PPDB 2022/2023. ‘’Teknisnya nanti menyesuaikan ketentuan juknis,’’ kata Kadindik Ponorogo Nurhadi Hanuri, Selasa (17/5).

Sedikit bocoran, SE itu menyebut bahwa mekanisme PPDB dilaksanakan melalui sistem dalam jaringan (daring) sebagaimana tahun sebelumnya. Kemendikbudristek meminta daerah menyiapkan aplikasi penunjang. Sehingga data hasil PPDB dapat terintegrasi. Mencakup identitas peserta didik, satuan pendidikan asal, serta identitas satuan pendidikan tujuan atau yang menerima ke dalam data pokok pendidikan (dapodik). ‘’PPDB nanti sekitar Juni-Juli,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Pemkab Ponorogo Wacanakan Bangun Sirkuit Balap di Kadipaten-Jenangan

Sejauh ini dindik mulai menyiapkan atau menyesuaikan juknis PPDB sesuai amanat Permendikbud 1/2021. Juga mendorong satuan pendidikan mengoptimalkan keterisian nomor kependudukan pada dapodik. ‘’Meski rentang waktunya masih lama, kami persiapkan sebagaimana arahan pemerintah pusat,’’ ungkapnya.

Kemendikbudristek juga mengatur PPDB tahun ini menerapkan sistem zonasi. Karena itu, verifikasi alamat pada kartu keluarga (KK) harus dicermati. Selebihnya, pemerintah daerah diberi kewenangan membuat aturan main melalui juknis. ‘’Kita tunggu dulu juknisnya turun. Setelah itu, saya jelaskan sedetail mungkin. Yang pasti PPDB digelar secara objektif, transparan, dan akuntabel,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Persiapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) mulai dimatangkan. Meski pelaksanaannya diperkirakan Juni-Juli mendatang, Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo mulai ancang-ancang menggodok petunjuk teknis (juknis) pelaksanaannya.

Juknis yang disusun nantinya digunakan sebagai pedoman dalam peraturan bupati (perbup). Pada 25 Januari silam, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek menerbitkan Surat Edaran (SE) 6998/A5/HK.01.04/2022. Salah satu klausul meminta dindik di setiap daerah menyiapkan atau menyesuaikan juknis PPDB 2022/2023. ‘’Teknisnya nanti menyesuaikan ketentuan juknis,’’ kata Kadindik Ponorogo Nurhadi Hanuri, Selasa (17/5).

Sedikit bocoran, SE itu menyebut bahwa mekanisme PPDB dilaksanakan melalui sistem dalam jaringan (daring) sebagaimana tahun sebelumnya. Kemendikbudristek meminta daerah menyiapkan aplikasi penunjang. Sehingga data hasil PPDB dapat terintegrasi. Mencakup identitas peserta didik, satuan pendidikan asal, serta identitas satuan pendidikan tujuan atau yang menerima ke dalam data pokok pendidikan (dapodik). ‘’PPDB nanti sekitar Juni-Juli,’’ sebutnya.

Baca Juga :  PMK Mewabah, Pemkab Ponorogo Berencana Tutup Sementara 8 Pasar Hewan

Sejauh ini dindik mulai menyiapkan atau menyesuaikan juknis PPDB sesuai amanat Permendikbud 1/2021. Juga mendorong satuan pendidikan mengoptimalkan keterisian nomor kependudukan pada dapodik. ‘’Meski rentang waktunya masih lama, kami persiapkan sebagaimana arahan pemerintah pusat,’’ ungkapnya.

Kemendikbudristek juga mengatur PPDB tahun ini menerapkan sistem zonasi. Karena itu, verifikasi alamat pada kartu keluarga (KK) harus dicermati. Selebihnya, pemerintah daerah diberi kewenangan membuat aturan main melalui juknis. ‘’Kita tunggu dulu juknisnya turun. Setelah itu, saya jelaskan sedetail mungkin. Yang pasti PPDB digelar secara objektif, transparan, dan akuntabel,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/