27.6 C
Madiun
Saturday, December 10, 2022

Timsus Pemkab Ponorogo Panggil ASN Terduga Terlibat Kasus Penipuan PPPK

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Roda pemerintahan di Ponorogo harus merdeka dari praktik culas percaloan. Itulah harapan dan suara hati seluruh masyarakat. Terutama, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang selama ini dikabarkan telah menjadi korban.

Sejauh ini, progres penyelidikan dugaan penipuan terhadap PPPK mulai menemukan titik terang. Tim khusus pemkab yang terdiri dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Inspektorat telah memanggil beberapa oknum aparatur sipil negara (ASN) yang diduga terlibat. ‘’Sudah mulai dipanggil kemarin, insya Allah dalam waktu tidak lama ini akan menjadi terang-benderang,’’ kata Sekda Ponorogo Agus Pramono, Rabu (17/8).

Agus Pram, sapaan Sekda, menyatakan bahwa pihaknya bakal fokus pada pelanggaran ASN. Jika hasil pemeriksaan membuktikan bahwa oknum tersebut terlibat, maka bakal dijatuhi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Sejauh ini, Sekda belum menyebut nama dan instansi dari tempat bekerja oknum ASN tersebut. ‘’Yang penting sudah ada ASN yang kami duga paham proses ini. Sudah ada indikasi ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  540 Siswa SDN 1 Mangkujayan Terbangkan Pesawat Kertas

Ditanya apakah ada pejabat eselon II yang turut diperiksa, Agus Pram menyebut bahwa hingga kini belum ada pejabat setingkat kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang diperiksa. Saat ditanya eselon III, Agus Pram menjawab dengan senyum simpul.

‘’Kami klarifikasi, saya tidak pernah menyebut pejabat eselon II. Yang ada, ASN yang diduga terlibat dalam masalah PPPK ini diberi sanksi sesuai ketentuan berlaku,’’ tegasnya.

Agus Pram menambahkan, hasil kerja tim khusus bakal dilaporkan ke bupati. Untuk diputuskan sanksi kepegawaian yang bakal diberikan. ‘’Dengan begitu, saya kira nanti publik juga akan tahu,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin) 

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Roda pemerintahan di Ponorogo harus merdeka dari praktik culas percaloan. Itulah harapan dan suara hati seluruh masyarakat. Terutama, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang selama ini dikabarkan telah menjadi korban.

Sejauh ini, progres penyelidikan dugaan penipuan terhadap PPPK mulai menemukan titik terang. Tim khusus pemkab yang terdiri dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Inspektorat telah memanggil beberapa oknum aparatur sipil negara (ASN) yang diduga terlibat. ‘’Sudah mulai dipanggil kemarin, insya Allah dalam waktu tidak lama ini akan menjadi terang-benderang,’’ kata Sekda Ponorogo Agus Pramono, Rabu (17/8).

Agus Pram, sapaan Sekda, menyatakan bahwa pihaknya bakal fokus pada pelanggaran ASN. Jika hasil pemeriksaan membuktikan bahwa oknum tersebut terlibat, maka bakal dijatuhi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Sejauh ini, Sekda belum menyebut nama dan instansi dari tempat bekerja oknum ASN tersebut. ‘’Yang penting sudah ada ASN yang kami duga paham proses ini. Sudah ada indikasi ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Toyomarto Dikuntara, Mloko Sewu Lockdown

Ditanya apakah ada pejabat eselon II yang turut diperiksa, Agus Pram menyebut bahwa hingga kini belum ada pejabat setingkat kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang diperiksa. Saat ditanya eselon III, Agus Pram menjawab dengan senyum simpul.

‘’Kami klarifikasi, saya tidak pernah menyebut pejabat eselon II. Yang ada, ASN yang diduga terlibat dalam masalah PPPK ini diberi sanksi sesuai ketentuan berlaku,’’ tegasnya.

Agus Pram menambahkan, hasil kerja tim khusus bakal dilaporkan ke bupati. Untuk diputuskan sanksi kepegawaian yang bakal diberikan. ‘’Dengan begitu, saya kira nanti publik juga akan tahu,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin) 

Most Read

Artikel Terbaru

/