alexametrics
23.9 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Kuota PPDB SMP Jalur Zonasi di Ponorogo Dibatasi 50 Persen

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP jalur zonasi tak mensyaratkan radius. Sistem perankingannya menerapkan jarak terdekat antara tempat tinggal dengan sekolah. Siswa yang berada di urutan setelah batas yang ditetapkan sekolah dipastikan tereliminasi.

Sekretaris Panitia PPDB Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo Soeran mengatakan, kuota jalur zonasi ditetapkan 50 persen dari pagu sekolah. Aturan main itu sama persis dengan tahun lalu. ‘’Misalnya SMPN 1, pagu zonasi 144, nanti diambil ranking pertama sampai 144. Dihitung Google Maps jarak yang paling dekat dengan sekolah,’’ ujarnya.

Jarak terjauh yang diterima di SMPN 1 pada tahun lalu yakni 1,5 kilometer. Kendati jarak tersebut tidak dapat dijadikan patokan untuk PPDB jalur zonasi tahun ini. Tergantung kepadatan populasi dari peserta didik baru yang masuk ke sekolah. ‘’Intinya yang paling dekat yang masuk,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Ponorogo Tinggal 10 Pasien

Sementara pagu sekolah telah ditetapkan pemkab. Dari pagu tersebut dibagi sesuai kuota. Jalur zonasi 50 persen, prestasi 30 persen, afirmasi 15 persen. Serta jalur tenaga kesehatan dan jalur perpindahan tugas orang tua 5 persen. PPDB berlangsung mulai 14-25 Juni mendatang. ‘’Jalur prestasi dan perpindahan orang tua 14-18 Juni. Jalur afirmasi dan jalur zonasi dimulai 21-25 Juni,’’ terangnya.

Soeran menjelaskan, perbedaan aturan main berlaku untuk jalur prestasi. Di jalur ini dibagi prestasi akademik dan nonakademik. Khusus prestasi akademik menggunakan ukuran nilai rapor lima semester terakhir. Sedangkan tahun lalu menggunakan persyaratan surat keterangan lulus (SKL). ‘’Perbedaan prinsipnya itu (jalur prestasi, Red), lainnya sama. Permen sama, perbup dan juknis penyempurnaan menyesuaikan kondisi saat ini,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP jalur zonasi tak mensyaratkan radius. Sistem perankingannya menerapkan jarak terdekat antara tempat tinggal dengan sekolah. Siswa yang berada di urutan setelah batas yang ditetapkan sekolah dipastikan tereliminasi.

Sekretaris Panitia PPDB Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo Soeran mengatakan, kuota jalur zonasi ditetapkan 50 persen dari pagu sekolah. Aturan main itu sama persis dengan tahun lalu. ‘’Misalnya SMPN 1, pagu zonasi 144, nanti diambil ranking pertama sampai 144. Dihitung Google Maps jarak yang paling dekat dengan sekolah,’’ ujarnya.

Jarak terjauh yang diterima di SMPN 1 pada tahun lalu yakni 1,5 kilometer. Kendati jarak tersebut tidak dapat dijadikan patokan untuk PPDB jalur zonasi tahun ini. Tergantung kepadatan populasi dari peserta didik baru yang masuk ke sekolah. ‘’Intinya yang paling dekat yang masuk,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Tiga Remaja Ini Ciptakan Pembasmi Hama Berbasis Cahaya

Sementara pagu sekolah telah ditetapkan pemkab. Dari pagu tersebut dibagi sesuai kuota. Jalur zonasi 50 persen, prestasi 30 persen, afirmasi 15 persen. Serta jalur tenaga kesehatan dan jalur perpindahan tugas orang tua 5 persen. PPDB berlangsung mulai 14-25 Juni mendatang. ‘’Jalur prestasi dan perpindahan orang tua 14-18 Juni. Jalur afirmasi dan jalur zonasi dimulai 21-25 Juni,’’ terangnya.

Soeran menjelaskan, perbedaan aturan main berlaku untuk jalur prestasi. Di jalur ini dibagi prestasi akademik dan nonakademik. Khusus prestasi akademik menggunakan ukuran nilai rapor lima semester terakhir. Sedangkan tahun lalu menggunakan persyaratan surat keterangan lulus (SKL). ‘’Perbedaan prinsipnya itu (jalur prestasi, Red), lainnya sama. Permen sama, perbup dan juknis penyempurnaan menyesuaikan kondisi saat ini,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/