alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Plafon SDN 2 Karangpatihan Jebol Menahun, Atap Kelas Roboh

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Kondisi bangunan SDN 2 Karangpatihan, Pulung, kian memprihatinkan. Menyusul atap ruang kelas II ambrol sekitar pukul 04.00 kemarin (18/8). Kendati infrastruktur di lembaga pendidikan negeri itu berpotensi merusak konstruksi atap dan bangunan ruang lain yang juga sudah mulai rusak sejak 2019 silam.

Kepala SDN 2 Karangpatihan Suwandi mengatakan, kerusakan atap telah diantisipasi dengan dipasangi tiang penopang. Namun, tiang darurat itu tak mampu menahan beban atap yang kondisinya sudah lapuk. ‘’Ini sebenarnya ruang UKS, tapi dipakai kelas II. Jadi, sekarang digabung,’’ katanya.

Total dua ruang di sekolah itu yang sampai kini tidak dapat difungsikan. Alhasil, pembelajaran kelas IV dan I digabung dalam satu ruangan. Begitu juga kelas III dan II harus belajar bersama dalam satu ruangan tanpa sekat. ‘’Kami bersama komite sedang mengupayakan pembelajaran dialihkan ke tempat aman. Kami akan meminjam tenda darurat,’’ ujarnya.

Robohnya atap kelas itu berdampak serius terhadap konstruksi sekolah. Mengingat atap seluruh ruang kelas saling terkait. Beberapa bagian dinding kelas lain diketahui turut retak. Cukup mengkhawatirkan lantaran bangunan itu dapat roboh saat kegiatan belajar-mengajar (KBM) berlangsung. ‘’Sangat mengkhawatirkan untuk dilaksanakan proses belajar-mengajar,’’ ungkapnya.

Awal kerusakan di sekolah itu pada 2019 bermula dari plafon seluruh ruangan jebol. Dari situlah diketahui konstruksi atap mulai rusak. Pihak sekolah tidak tinggal diam. Kerusakan telah dilaporkan dan sampai kini menantikan bantuan rehabilitasi. ‘’Kami masih menunggu dari dinas terkait,’’ sambungnya.

Baca Juga :  TNI/Polri Awali Vaksinasi Anak di Ponorogo

Diketahui, bangunan yang berdiri 1974 silam itu telah direnovasi berulang kali. Terakhir 2009 lalu. Setelah itu, hingga kini nihil renovasi. Pihaknya berharap kondisi gedung sekolah lekas mendapat atensi khusus agar siswa dan guru tidak waswas. ‘’Satu konstruksi atap saling terkait, apabila sana roboh otomatis narik atap sederet ruangan lain dan temboknya retak,’’ bebernya. (kid/c1/fin)

KONDISI SDN 2 KARANGPATIHAN
1974
– Bangunan didirikan
2009
– Renovasi terakhir bangunan
2019
– Plafon kelas jebol
– Konstruksi atap dan tembok mulai rusak
2021
– Pihak sekolah menjebol seluruh plafon ruang kelas
– Siswa tetap bertahan belajar di kelas
2022
– Ruang kelas I tidak difungsikan
– Kelas I digabung dengan kelas IV dalam satu ruang tanpa sekat
– Pihak sekolah memortal silang pintu kelas menggunakan kayu
– Atap ruang kelas II dipasang tiang darurat
18 Agustus 2022
– Pukul 04.00 atap ruang kelas II roboh
– Siswa kelas II digabung dengan kelas III dalam satu ruangan tanpa sekat
– Sekolah bersama komite berencana mengalihkan pembelajaran dari sekolah

SDN 2 KARANGPATIHAN ITU…
– 18,8 kilometer jarak dari alun-alun Ponorogo
– Harus menempuh jalan makadam melewati hutan jati dari arah Pasar Pulung
– Jalan alternatif melewati jalan makadam via Desa Candi, Mlarak
– 73 total siswa
– 9 total guru

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Kondisi bangunan SDN 2 Karangpatihan, Pulung, kian memprihatinkan. Menyusul atap ruang kelas II ambrol sekitar pukul 04.00 kemarin (18/8). Kendati infrastruktur di lembaga pendidikan negeri itu berpotensi merusak konstruksi atap dan bangunan ruang lain yang juga sudah mulai rusak sejak 2019 silam.

Kepala SDN 2 Karangpatihan Suwandi mengatakan, kerusakan atap telah diantisipasi dengan dipasangi tiang penopang. Namun, tiang darurat itu tak mampu menahan beban atap yang kondisinya sudah lapuk. ‘’Ini sebenarnya ruang UKS, tapi dipakai kelas II. Jadi, sekarang digabung,’’ katanya.

Total dua ruang di sekolah itu yang sampai kini tidak dapat difungsikan. Alhasil, pembelajaran kelas IV dan I digabung dalam satu ruangan. Begitu juga kelas III dan II harus belajar bersama dalam satu ruangan tanpa sekat. ‘’Kami bersama komite sedang mengupayakan pembelajaran dialihkan ke tempat aman. Kami akan meminjam tenda darurat,’’ ujarnya.

Robohnya atap kelas itu berdampak serius terhadap konstruksi sekolah. Mengingat atap seluruh ruang kelas saling terkait. Beberapa bagian dinding kelas lain diketahui turut retak. Cukup mengkhawatirkan lantaran bangunan itu dapat roboh saat kegiatan belajar-mengajar (KBM) berlangsung. ‘’Sangat mengkhawatirkan untuk dilaksanakan proses belajar-mengajar,’’ ungkapnya.

Awal kerusakan di sekolah itu pada 2019 bermula dari plafon seluruh ruangan jebol. Dari situlah diketahui konstruksi atap mulai rusak. Pihak sekolah tidak tinggal diam. Kerusakan telah dilaporkan dan sampai kini menantikan bantuan rehabilitasi. ‘’Kami masih menunggu dari dinas terkait,’’ sambungnya.

Baca Juga :  Lampu Bangjo Jenes-Somoroto Ngadat Tersambar Kilat

Diketahui, bangunan yang berdiri 1974 silam itu telah direnovasi berulang kali. Terakhir 2009 lalu. Setelah itu, hingga kini nihil renovasi. Pihaknya berharap kondisi gedung sekolah lekas mendapat atensi khusus agar siswa dan guru tidak waswas. ‘’Satu konstruksi atap saling terkait, apabila sana roboh otomatis narik atap sederet ruangan lain dan temboknya retak,’’ bebernya. (kid/c1/fin)

KONDISI SDN 2 KARANGPATIHAN
1974
– Bangunan didirikan
2009
– Renovasi terakhir bangunan
2019
– Plafon kelas jebol
– Konstruksi atap dan tembok mulai rusak
2021
– Pihak sekolah menjebol seluruh plafon ruang kelas
– Siswa tetap bertahan belajar di kelas
2022
– Ruang kelas I tidak difungsikan
– Kelas I digabung dengan kelas IV dalam satu ruang tanpa sekat
– Pihak sekolah memortal silang pintu kelas menggunakan kayu
– Atap ruang kelas II dipasang tiang darurat
18 Agustus 2022
– Pukul 04.00 atap ruang kelas II roboh
– Siswa kelas II digabung dengan kelas III dalam satu ruangan tanpa sekat
– Sekolah bersama komite berencana mengalihkan pembelajaran dari sekolah

SDN 2 KARANGPATIHAN ITU…
– 18,8 kilometer jarak dari alun-alun Ponorogo
– Harus menempuh jalan makadam melewati hutan jati dari arah Pasar Pulung
– Jalan alternatif melewati jalan makadam via Desa Candi, Mlarak
– 73 total siswa
– 9 total guru

Most Read

Artikel Terbaru

/