alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

No Masker, Enjoy Aja, Kang Giri Support Instruksi Presiden

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Beberapa warga mulai melepas masker ketika berada di ruang terbuka. Seperti pantauan Jawa Pos Radar Ponorogo di Jalan HOS Cokroaminoto, Jumat (20/5).

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko turut mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo tersebut. Orang nomor satu di Pemkab Ponorogo itu mencontohkan tanpa masker saat berada di ruang terbuka. ‘’Saya tidak lagi pakai masker di ruang terbuka,’’ katanya.

Kendati demikian, Kang Giri, sapaan bupati, memberikan sejumlah catatan. Masker tetap digunakan saat berada di tempat-tempat tertentu. Seperti di dalam ruangan yang berisi banyak orang. ‘’Nggak bermasker nggak apa-apa selama sesuai kaidah. Jika ruangannya terlalu sempit sebaiknya tetap kenakan,’’ imbaunya.

Baca Juga :  Seorang Istri di Ponorogo Selingkuh dengan Pria Lain saat Suami Jadi TKI

Kang Giri menilai masker memberikan pelajaran penting. Di tarik mundur ke belakang tiga tahun lalu sebelum pandemi merebak, masker menjadi hal yang tak lazim dikenakan. Namun saat pandemi, masker menjadi penting dan kini menjadi kebiasaan baru masyarakat di tanah air. ‘’Masker ini memberikan pelajaran penting bagi kita,’’ tegasnya.

Dia berharap instruksi bebas masker dari presiden ini menjadi penanda pandemi lekas berakhir. Sehingga daerah dapat fokus pada upaya pemulihan ekonomi. ‘’Wis nggak popo ya friends, dibuat enjoy aja. Pandemi sudah melandai. Saatnya Ponorogo bangkit dan menumbuhkan ekonomi,’’ pungkasnya. (kid/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Beberapa warga mulai melepas masker ketika berada di ruang terbuka. Seperti pantauan Jawa Pos Radar Ponorogo di Jalan HOS Cokroaminoto, Jumat (20/5).

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko turut mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo tersebut. Orang nomor satu di Pemkab Ponorogo itu mencontohkan tanpa masker saat berada di ruang terbuka. ‘’Saya tidak lagi pakai masker di ruang terbuka,’’ katanya.

Kendati demikian, Kang Giri, sapaan bupati, memberikan sejumlah catatan. Masker tetap digunakan saat berada di tempat-tempat tertentu. Seperti di dalam ruangan yang berisi banyak orang. ‘’Nggak bermasker nggak apa-apa selama sesuai kaidah. Jika ruangannya terlalu sempit sebaiknya tetap kenakan,’’ imbaunya.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Terminal Seloaji Ponorogo Tambah Sibuk

Kang Giri menilai masker memberikan pelajaran penting. Di tarik mundur ke belakang tiga tahun lalu sebelum pandemi merebak, masker menjadi hal yang tak lazim dikenakan. Namun saat pandemi, masker menjadi penting dan kini menjadi kebiasaan baru masyarakat di tanah air. ‘’Masker ini memberikan pelajaran penting bagi kita,’’ tegasnya.

Dia berharap instruksi bebas masker dari presiden ini menjadi penanda pandemi lekas berakhir. Sehingga daerah dapat fokus pada upaya pemulihan ekonomi. ‘’Wis nggak popo ya friends, dibuat enjoy aja. Pandemi sudah melandai. Saatnya Ponorogo bangkit dan menumbuhkan ekonomi,’’ pungkasnya. (kid/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/