alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

600 Anak SD di Ponorogo Menari Kolosal Bujang Ganong

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Anak-anak di Ponorogo sedang gandrung menari. Tarian kolosal krido warok cilik beberapa waktu lalu kembali disusul tari bujang ganong di H.O.S. Cokroaminoto, Minggu (20/6). Flash mob kolosal 600 pelajar SD ini boleh dibilang menjadi ‘’pemanasan’’ sebelum Grebeg Suro nanti.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, perhelatan ini mengukuhkan identitas kabupaten berbudaya. Menurutnya, seni dan budaya penting untuk ditanamkan bagi generasi muda. ‘’Kami stimulus mereka agar mencintai dan menjadikan budaya sebagai benteng yang kuat dan kelak menjadi anak hebat,’’ kata Kang Giri, sapaan bupati.

Pemilik Sanggar Tari Kartika Putri Ponorogo Sudirman mengatakan, wakil dari tiap kecamatan dibekali materi. Pemilihan Bujang Ganong karena erat dengan reog. ‘’Materi kesenian reog itu tidak pernah habis dieksplorasi. Hari ini (kemarin, Red) membuktikan bahwa Ponorogo kabupaten penari, tidak sekadar desa penari,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Surabaya-Malang Dominasi Tujuan Arus Balik dari Ponorogo

Bujang Ganong memiliki karakter kuat. Sosoknya tampil apa adanya namun merepresentasikan abdi negara yang tidak memiliki sekat dengan masyarakat bawah. Setiap gerakannya bermakna komunikatif. ‘’Bujang Ganong ini memberi pesan jangan sampai ada gap antara yang ada di atas dengan masyarakat bawah,’’ jelasnya. (kid/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Anak-anak di Ponorogo sedang gandrung menari. Tarian kolosal krido warok cilik beberapa waktu lalu kembali disusul tari bujang ganong di H.O.S. Cokroaminoto, Minggu (20/6). Flash mob kolosal 600 pelajar SD ini boleh dibilang menjadi ‘’pemanasan’’ sebelum Grebeg Suro nanti.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, perhelatan ini mengukuhkan identitas kabupaten berbudaya. Menurutnya, seni dan budaya penting untuk ditanamkan bagi generasi muda. ‘’Kami stimulus mereka agar mencintai dan menjadikan budaya sebagai benteng yang kuat dan kelak menjadi anak hebat,’’ kata Kang Giri, sapaan bupati.

Pemilik Sanggar Tari Kartika Putri Ponorogo Sudirman mengatakan, wakil dari tiap kecamatan dibekali materi. Pemilihan Bujang Ganong karena erat dengan reog. ‘’Materi kesenian reog itu tidak pernah habis dieksplorasi. Hari ini (kemarin, Red) membuktikan bahwa Ponorogo kabupaten penari, tidak sekadar desa penari,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Desa Rawan Korupsi, Jaksa Minim Personel

Bujang Ganong memiliki karakter kuat. Sosoknya tampil apa adanya namun merepresentasikan abdi negara yang tidak memiliki sekat dengan masyarakat bawah. Setiap gerakannya bermakna komunikatif. ‘’Bujang Ganong ini memberi pesan jangan sampai ada gap antara yang ada di atas dengan masyarakat bawah,’’ jelasnya. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/